1、6‑15 01:00 Jerman‑Kepulauan Kuraskao (Grup E Babak Pertama)

Pratinjau kondisi: Skuad Jerman lengkap, kekuatan penguasaan lini tengah kuat. Havertz dan Müller memiliki pengalaman yang cukup di ajang besar, sehingga keseimbangan dalam menyerang dan bertahan terjaga; pemain Kepulauan Kuraskao sebagian besar berasal dari liga kelas dua, sehingga kekuatan tim secara keseluruhan cenderung lemah, stabilitas lini belakang kurang, dan kemungkinan besar akan mengandalkan strategi bertahan rapat lalu serangan balik.
Prediksi hiburan: Keunggulan kekuatan Jerman terlihat jelas, peluang menang sangat besar, dan mereka mudah meraih kemenangan telak. Titik risikonya adalah bahwa pada awal fase grup, ritme permainan Jerman cenderung lebih konservatif, sehingga jumlah gol mungkin tidak akan terlalu tinggi.

2、6‑15 04:00 Belanda‑Jepang (Grup F Babak Pertama)

Belanda: Lini belakang dipenuhi talenta, Van Dijk mengisi posisi bek tengah, kekuatan untuk menyerang dari sisi sayap juga kuat, dan mereka piawai dalam umpan silang dari sayap serta transisi menyerang-bertahan yang cepat.
Jepang: Para pemain memiliki umpan dan kontrol bola yang halus, pergerakan dan perebutan bola secara keseluruhan aktif, koordinasi lini tengah lancar. Kekurangannya adalah ketahanan fisik dalam duel cenderung lemah; saat menghadapi tim-tim kuat Eropa, mereka akan menghadapi tekanan besar dalam bertahan menghadapi bola-bola tinggi.
Ciri pertandingan: Ritme cenderung cepat, dan lebih banyak terjadi tarik-menarik penguasaan bola. Keunggulan fisik membuat Belanda lebih diunggulkan, namun serangan balik Jepang mudah mencetak gol; besar kemungkinan pertandingan menentukan pemenang, peluang hasil seri cenderung rendah.

3、6‑15 07:00 Pantai Gading‑Ekuador

Pantai Gading memiliki striker dengan daya ledak luar biasa di lini depan, kemampuan menerobos satu lawan satu kuat, tetapi kesatuan lini belakang secara keseluruhan kurang bagus; Ekuador unggul dalam pressing intens ala dataran tinggi, memiliki banyak pemain bertipe cepat di lini depan, dan serangan dari sisi sayap tajam. Selisih kekuatan kedua tim tidak terlalu jauh, peluang seri cukup tinggi, dan pertandingan dengan skor kecil lebih mungkin.

Tren acuan fase grup secara keseluruhan

1. Tim kuat Eropa (Jerman, Belanda, Spanyol, Prancis, Inggris) unggul dalam kekuatan secara keseluruhan, pada laga pembuka fase grup umumnya bisa meraih kemenangan dan merebut poin awal. Sebagian tim kuat akan memilih strategi mengontrol skor, dan menang dengan selisih skor kecil.
2. Tim Afrika dan Amerika Utara-Tengah lebih jago dalam bertahan dan serangan balik; saat melawan tim kuat sering terjadi kejutan hingga memaksa seri. Misalnya, Brasil pada laga pertama bermain imbang 1‑1 melawan Maroko, dan kondisi tim kuat yang berakhir imbang sudah mulai terlihat.
3. Piala Dunia tahun ini diperluas menjadi 48 tim. Sebagian pendatang baru kurang pengalaman di turnamen besar, dan pada dua babak pertama kemungkinan besar mereka akan kalah dari tim kuat berpengalaman. #BinancePickUpAndWin