American Express tidak pernah mencapai tingkat keberhasilan yang sama dengan Visa atau Mastercard, terutama karena model bisnisnya yang lebih ketat: mengenakan biaya lebih tinggi kepada pedagang, memiliki penerimaan global yang lebih rendah, dan diposisikan sebagai merek premium, yang membatasi jangkauannya secara massal.
๐Ÿ“‰ Alasan mengapa Amex tertinggal
Penerimaan internasional yang lebih rendah: Visa dan Mastercard telah menjadi standar global, sementara Amex tetap lebih kuat di AS.
Biaya untuk pedagang: Bisnis kecil sering menolak Amex karena biayanya lebih tinggi.
Strategi elit: Dengan fokus pada pelanggan premium, Amex membatasi basis penggunanya dibandingkan dengan massalitas Visa/Mastercard.
Lebih sedikit aliansi dengan bank: Visa dan Mastercard berkembang berkat ribuan bank penerbit; Amex, yang lebih terpusat, tidak mencapai kapilaritas tersebut.
โš–๏ธ Trade-off strategis
American Express tidak bersaing dalam volume, tetapi dalam nilai per pelanggan. Penggunanya biasanya menghabiskan lebih banyak per transaksi dan menikmati manfaat eksklusif (program hadiah, asuransi, akses VIP). Namun, pendekatan premium ini berarti bahwa Amex tidak akan pernah bisa menyamai skala massal Visa dan Mastercard.
๐Ÿ‘‰ Dengan kata lain: Visa dan Mastercard menang karena bersifat universal; Amex tetap sebagai simbol eksklusivitas.

โ€œVisa dan Mastercard seperti WhatsApp dan Facebook: semua orang menggunakannya. Amex lebih seperti LinkedIn Premium: hanya sedikit yang memilikinya, tetapi mereka yang menggunakannya mencari status dan manfaat eksklusif.โ€