Afiliasi Samsung sedang melakukan salah satu langkah institusional crypto terbesar di Korea Selatan tahun ini. Samsung Securities, Samsung SDS, dan Samsung Card mengakuisisi total 4% saham senilai sekitar $408 juta di Dunamu. Ini adalah perusahaan induk dari Upbit, bursa kripto terbesar di Korea Selatan.
UPDATE: Samsung Securities, Samsung SDS, dan Samsung Card secara bersama-sama mengakuisisi 4% saham di Dunamu — operator bursa crypto terbesar di Korea Selatan, Upbit — dalam kesepakatan senilai $446 juta untuk memperluas ke aset digital, stablecoin, dan keuangan berbasis blockchain. pic.twitter.com/M8i3ofr88O
— The Crypto Times (@CryptoTimes_io) 28 Mei 2026
Investasi ini menandakan kepercayaan yang makin besar terhadap keuangan berbasis blockchain, stablecoin, dan infrastruktur aset digital. Konglomerat besar Korea sedang memperdalam paparan mereka terhadap sektor kripto. Langkah ini juga hadir saat kabar Upbit terus mendominasi berita kripto hari ini di seluruh judul Asia. Di tengah meningkatnya adopsi institusional dan pembahasan stablecoin baru di dalam pasar keuangan Korea Selatan.
Tiga afiliasi Samsung akan memperoleh sekitar 1,39 juta saham dari afiliasi Kakao seharga 612,8 miliar won. Samsung Securities akan mengambil kepemilikan sebesar 2%, sementara Samsung SDS dan Samsung Card masing-masing akan memperoleh 1%.
Samsung Bertaruh Besar pada Induk Upbit Dunamu
Investasi ini mencerminkan perubahan yang lebih luas yang terjadi di sektor keuangan Korea Selatan. Alih-alih menganggap kripto sebagai ceruk spekulatif, perusahaan-perusahaan besar kini melihat infrastruktur blockchain sebagai bagian dari sistem keuangan masa depan.
Saat ini, Upbit mengendalikan hampir 80% volume perdagangan kripto Korea Selatan. Ini membuat Dunamu menjadi salah satu perusahaan aset digital paling berpengaruh di Asia. Perusahaan ini baru-baru ini memperkuat profil regulasinya dengan menunjuk mantan wakil ketua Komisi Jasa Keuangan Do Gyu-sang sebagai direktur independen.
Afiliasi Samsung mengatakan kemitraan itu dapat membuka peluang yang terkait dengan:
Pembayaran stablecoin
Sekuritas bertoken
Keuangan berbasis blockchain
Infrastruktur keuangan berbasis AI
Layanan aset digital
Kesepakatan ini langsung menjadi salah satu berita terbesar di Korea Selatan hari ini. Sebab, ini menunjukkan raksasa keuangan dan teknologi tradisional bergerak lebih dalam ke infrastruktur kripto, bukan sekadar berinvestasi pada token.
Mengapa Samsung Sedang Memperluas ke Dunia Kripto
Setiap afiliasi Samsung berencana menggunakan kemitraan tersebut secara berbeda. Samsung Securities ingin memperkuat kerja sama terkait penerbitan sekuritas token dan layanan aset virtual. Sementara itu, Samsung SDS berencana menggabungkan keahlian AI, cloud, keamanan siber, dan blockchain dengan infrastruktur operasional Dunamu.
Samsung Card berfokus pada pembayaran digital. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka dapat mengintegrasikan sistem pembayaran aset digital ke dalam Monimo, platform keuangan terpadu Samsung Financial Networks. Jika suatu saat Korea Selatan memperkenalkan stablecoin berbasis won. Perusahaan-perusahaan itu menggambarkan investasi ini sebagai langkah strategis untuk mengamankan posisi kepemimpinan di pasar aset digital yang sedang berkembang sebelum adopsi yang lebih luas semakin dipercepat.
Dampak bagi Investor
Bagi investor, langkah ini menguatkan gagasan bahwa kepercayaan institusional pada infrastruktur kripto terus berkembang meskipun pasar sedang volatil. Investasi perusahaan besar ke perusahaan seperti Dunamu sering kali menandakan adanya ekspektasi ekspansi jangka panjang dalam keuangan berbasis blockchain. Kemitraan ini juga dapat memperkuat posisi Upbit sebagai bursa dominan di Korea Selatan. Selain meningkatkan akses ke produk-produk masa depan yang terkait dengan aset tokenisasi dan pembayaran stablecoin. Yang lebih penting, dukungan institusional dari Samsung dapat mengurangi kekhawatiran terkait legalitas. Selain itu, mendorong adopsi mainstream yang lebih luas di pasar aset digital Asia.
Dampak bagi Pengembang dan Inovasi Blockchain
Kesepakatan ini juga dapat memberikan manfaat bagi pengembang yang membangun aplikasi blockchain dan infrastruktur keuangan di Korea Selatan. Samsung SDS secara khusus menyoroti rencana untuk memperluas infrastruktur keuangan digital generasi berikutnya dengan teknologi AI dan blockchain. Ini menciptakan peluang potensial untuk:
Platform aset bertoken
Sistem pembayaran berbasis blockchain
Alat keuangan terintegrasi AI
Layanan blockchain perusahaan
Seiring meningkatnya permintaan institusional, pengembang mungkin akan mendapatkan akses ke infrastruktur yang lebih kuat, pendanaan, dan kemitraan komersial.
Prospek untuk Pasar Kripto Korea Selatan
Kemitraan Samsung-Upbit menunjukkan betapa cepat aset digital menjadi terintegrasi ke dalam keuangan arus utama di seluruh Asia. Meskipun banyak bank global masih berhati-hati. Perusahaan-perusahaan Korea Selatan tampak makin bersedia memposisikan diri lebih awal untuk masa depan yang dibangun di sekitar pembayaran berbasis blockchain, stablecoin, dan keuangan bertoken. Untuk saat ini, investasi sebesar $408 juta itu menjadi salah satu tanda paling jelas bahwa adopsi kripto oleh institusi di Korea Selatan memasuki fase baru.
Artikel "Samsung Affiliates Buy $408M Stake in Upbit Parent Dunamu" tayang pertama kali di Coinfomania.
