#genius $GENIUS
Kemarin saya terjebak dalam sebuah thread tentang seseorang yang telah menghabiskan tiga tahun membangun pengikut di sebuah platform, lalu akunnya dibatasi tanpa penjelasan. Audiens besar, output konsisten, lenyap dalam semalam. Bukan cerita baru. Sudah saya lihat seratus kali. Tapi yang ini terkesan karena cara mereka menjelaskannya — "Saya membangun di lahan sewaan."
Frasa itu masih terngiang di kepala saya ketika saya melihat lebih dekat OpenLedger. $OPEN, #OpenLedger. Kerangka pikirnya terus menggunakan paralel ini: internet memonetisasi perhatian, AI akan memonetisasi kecerdasan. Garis yang jelas. Pitch yang menarik. Saya sudah melihatnya dikutip dengan positif di banyak tempat.
Dan kemudian saya merenungkannya lebih lama dari biasanya.
Paralel ini terdengar seperti kemajuan. Seperti koreksi. Internet memonetisasi perhatian, dan sekarang sesuatu yang lebih baik akan datang — sebuah sistem yang memonetisasi kecerdasan dan benar-benar mengalirkan nilai kembali kepada orang-orang yang menghasilkan itu.
Tapi inilah yang mulai mengganggu saya: internet benar-benar memonetisasi perhatian. Secara masif. Secara historis. Pertanyaannya adalah — untuk siapa?
Bukan untuk orang-orang yang memberikan perhatian. Untuk platform yang mengumpulkannya.
Perhatianmu tidak pernah menjadi produk yang kamu jual. Itu adalah inventaris yang dijual orang lain kepada pengiklan. Kamu mendapatkan layanan gratis. Monetisasi terjadi satu lapisan di atasmu, dalam skala besar, tanpa partisipasi langsungmu dalam ekonomi. Kamu adalah input. Kamu bukan penerima manfaat.