Ketika perusahaan kripto di Amerika Serikat berebut mencari alternatif selain Silvergate dan Signature Bank, sebuah peluang muncul di Eropa untuk memanfaatkan kehebohan tersebut. Transparansi peraturan Eropa dalam bentuk MiCA, Crypto-Asset Markets Act, sangat kontras dengan ambiguitas peraturan di Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, perusahaan kripto tampaknya menghadapi hambatan peraturan baru setiap hari. Hal ini menciptakan lingkungan yang semakin menantang bagi organisasi kripto mana pun untuk beroperasi. Hal ini akan menjadi pertimbangan penting bagi pelaku pasar baru dan lama.​

Selain itu, para pembuat kebijakan di AS tampaknya melakukan yang terbaik untuk mencegah dolar AS memasuki pasar mata uang kripto, yang membuka pintu bagi seluruh dunia untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dibandingkan Amerika Serikat. Tanda-tanda awal menunjukkan euro bisa menjadi pemenang besar dari penutupan bank kripto AS, dengan pasangan perdagangan BTC-EUR mengalami lonjakan volume setelah masalah Silvergate dan pangsa pasarnya mencapai titik tertinggi sepanjang masa, dengan pangsa pasarnya mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Volume perdagangan Bitcoin meningkat menjadi 21% dari 7% pada November tahun lalu. (Meja Koin)