Menurut data terbaru dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), Universitas Harvard telah secara signifikan meningkatkan investasinya di Bitcoin melalui ETF Bitcoin spot. Dokumen menunjukkan bahwa lembaga tersebut saat ini memegang 6.813.612 saham perusahaan IBIT yang dikelola oleh BlackRock, senilai sekitar 442,8 juta dolar AS. Ini meningkat 257% dibandingkan 1.906.000 saham (senilai sekitar 117 juta dolar AS) yang dilaporkan pada kuartal kedua.

Langkah ini merupakan perubahan besar bagi dana sumbangan Universitas Harvard yang terkenal dengan strategi investasi konservatif tradisional. Keputusan Universitas Harvard untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoin terjadi di saat lembaga-lembaga di sektor keuangan tradisional semakin menerima cryptocurrency.

Universitas ini juga meningkatkan kepemilikan emas melalui ETF GLD. Posisi kepemilikannya meningkat hampir 100%, dari 333.000 saham pada bulan Juni menjadi 661.391 saham saat ini, senilai 235 juta dolar AS. Perluasan yang simultan ini menunjukkan bahwa, di tengah kekhawatiran terhadap kebijakan moneter, universitas ini telah mengadopsi strategi alokasi aset alternatif yang lebih luas.

Aliran modal institusi ke aset digital

Peningkatan kepemilikan saham IBIT oleh Universitas Harvard membuatnya masuk ke jajaran pemegang saham institusi IBIT. Sebelumnya, Universitas Harvard berada di peringkat ke-29 dalam daftar pemegang saham IBIT pada kuartal kedua. Peringkat terbaru mencerminkan pertumbuhan proporsi kepemilikan sahamnya. Kepercayaan terhadap Bitcoin meskipun ada fluktuasi harga jangka pendek, tetap menjadi alat investasi jangka panjang.

Mengingat ukuran dan pengaruh dana sumbangan Universitas Harvard, para analis pasar percaya bahwa langkah ini sangat signifikan. Lembaga ini mengelola salah satu dana sumbangan universitas terbesar di dunia.

Produk-produk ETF Bitcoin yang diluncurkan awal 2024 ini secara fundamental mengubah cara lembaga besar memasuki pasar cryptocurrency. Produk-produk ini menawarkan pengawasan regulasi dan struktur investasi yang familiar, sesuai dengan persyaratan manajemen risiko institusi. Dana pensiun, perusahaan asuransi, dan dana kekayaan negara telah mulai mengalokasikan modal melalui alat-alat ini.

Waktu ekspansi Universitas Harvard kali ini sangat mencolok. Pada tahun 2018, seorang ekonom Harvard, mantan pejabat IMF, pernah memprediksi bahwa pada tahun 2028, Bitcoin lebih mungkin turun menjadi 100 dolar AS daripada mencapai 100.000 dolar AS. Namun kini, harga perdagangan Bitcoin telah melebihi 104.000 dolar AS, yang jelas membantah keraguan sebelumnya.

Pasar ETF Bitcoin menunjukkan momentum yang kuat

Sejak diluncurkan, pasar ETF Bitcoin secara keseluruhan telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Produk-produk ini telah menarik total aliran dana bersih sebesar 60,8 miliar dolar AS. Volume perdagangan melebihi 1,5 juta dolar AS, menunjukkan permintaan pasar yang kuat.

Dana IBIT yang dikelola oleh BlackRock mendominasi bidang ini, mengelola lebih dari setengah total aset ETF Bitcoin spot AS. Dana tersebut telah menarik lebih dari 35% dari total aliran dana ETF Bitcoin. Hanya bulan lalu, IBIT menambah 1,2 miliar dolar AS, menjadikan total aset yang dikelolanya melebihi 19,4 miliar dolar AS.

Data aliran terkini menunjukkan bahwa minat investor institusi terhadap Bitcoin terus meningkat. Pada hari Selasa, ETF Bitcoin spot AS mencatatkan aliran dana sebesar 524 juta dolar AS, mencetak lonjakan terbesar dalam satu hari sejak awal Oktober. IBIT yang dikelola oleh BlackRock memimpin dengan aliran dana 224,2 juta dolar AS, diikuti oleh FBTC yang dikelola oleh Fidelity dengan aliran 165,9 juta dolar AS, sementara ARKB yang dikelola oleh Ark 21Shares menarik 102,5 juta dolar AS.

Dana FBTC yang dikelola oleh Fidelity telah menjadi salah satu peserta penting lainnya di bidang ini. Dana ini terus menarik dana dari dana pensiun dan perusahaan manajemen kekayaan. Total aset yang dikelolanya telah mencapai 13,6 miliar dolar AS. Struktur biaya yang kompetitif, spread perdagangan yang rendah, dan likuiditas yang cukup adalah faktor kunci keberhasilan produk ini.

Sekolah-sekolah terkenal lainnya juga mengikuti jejak Harvard. Universitas Ivy League lainnya, Brown University, per Agustus memiliki saham IBIT senilai lebih dari 13 juta dolar AS.