Indeks Kospi Korea Selatan jatuh 6% setelah sempat melampaui angka 8,000, sementara para investor dengan cepat menarik diri dari saham teknologi berbasis AI. Pembalikan tajam ini mengungkapkan kecemasan yang semakin meningkat terkait valuasi yang terlalu tinggi setelah berbulan-bulan momentum agresif di sektor kecerdasan buatan. Banyak pemenang terbesar di pasar tiba-tiba berubah menjadi sumber tekanan, memicu aksi jual yang meluas di posisi-posisi berat teknologi. Meskipun indeks ini didorong oleh optimisme seputar pertumbuhan AI, penurunan ini menyoroti betapa rapuhnya sentimen ketika ekspektasi melampaui fundamental. Koreksi ini kini membuat pasar mempertanyakan apakah rally AI sedang berhenti atau mulai melakukan reset yang lebih dalam.

#CryptoNews