Inflasi produsen AS baru saja mempercepat kembali dengan keras — dan pasar mulai memperhitungkan risiko "Fed akan tetap ketat lebih lama".
Cetakan PPI kemarin benar-benar mengejutkan:
PPI utama: +1.4% m/m vs +0.5% yang diperkirakan
PPI inti: +1.0% m/m vs +0.3% yang diperkirakan (think.ing.com)
Tekanan harga masih terlihat lengket, terutama dengan energi/minyak yang tetap menjadi pendorong utama. Sebagian besar lonjakan berasal dari kategori seperti tarif penerbangan, tetapi inti pesan untuk pasar sederhana:
Fed tidak bisa secara kredibel melakukan pivot ke pemotongan suku bunga dengan inflasi berjalan sepanas ini. (think.ing.com)
Itu sebabnya suku bunga naik lagi — imbal hasil 10 tahun telah melayang di dekat ~4.5% baru-baru ini. (schwab.com)
Mengapa ini penting:
Pada tahun 2025, imbal hasil yang lebih tinggi menakut-nakuti aset berisiko terutama melalui ketakutan "stres utang". Sekarang, imbal hasil tinggi yang sama lebih mendukung USD, karena pendorongnya adalah inflasi + ekspektasi kebijakan yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, bukan ketakutan pertumbuhan/pembiayaan murni.
Sementara itu, pasar sedang mengawasi kunjungan Presiden Trump ke China dengan cermat — nada perdagangan yang konstruktif (atau titik tekanan geopolitik yang mereda) dapat mendinginkan permintaan USD secara sementara. (apnews.com)
Pendapat saya:
Selama imbal hasil 10 tahun tetap di atas ~4.40% dan momentum inflasi tetap kuat, dolar kemungkinan tetap kuat, dan setiap penarikan mungkin terbatas untuk saat ini. (schwab.com)
$BTC
$USDC
$XAU
Cetakan PPI kemarin benar-benar mengejutkan:
PPI utama: +1.4% m/m vs +0.5% yang diperkirakan
PPI inti: +1.0% m/m vs +0.3% yang diperkirakan (think.ing.com)
Tekanan harga masih terlihat lengket, terutama dengan energi/minyak yang tetap menjadi pendorong utama. Sebagian besar lonjakan berasal dari kategori seperti tarif penerbangan, tetapi inti pesan untuk pasar sederhana:
Fed tidak bisa secara kredibel melakukan pivot ke pemotongan suku bunga dengan inflasi berjalan sepanas ini. (think.ing.com)
Itu sebabnya suku bunga naik lagi — imbal hasil 10 tahun telah melayang di dekat ~4.5% baru-baru ini. (schwab.com)
Mengapa ini penting:
Pada tahun 2025, imbal hasil yang lebih tinggi menakut-nakuti aset berisiko terutama melalui ketakutan "stres utang". Sekarang, imbal hasil tinggi yang sama lebih mendukung USD, karena pendorongnya adalah inflasi + ekspektasi kebijakan yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, bukan ketakutan pertumbuhan/pembiayaan murni.
Sementara itu, pasar sedang mengawasi kunjungan Presiden Trump ke China dengan cermat — nada perdagangan yang konstruktif (atau titik tekanan geopolitik yang mereda) dapat mendinginkan permintaan USD secara sementara. (apnews.com)
Pendapat saya:
Selama imbal hasil 10 tahun tetap di atas ~4.40% dan momentum inflasi tetap kuat, dolar kemungkinan tetap kuat, dan setiap penarikan mungkin terbatas untuk saat ini. (schwab.com)
$BTC
$USDC
$XAU