*1. Aramco melesat dengan laba 25% berkat krisis Hormuz*
- Laba kuartal pertama mencapai *32,5 miliar dolar*
- Penyebab lonjakan: Perang Amerika-Iran menyebabkan penutupan sebagian Selat Hormuz, sehingga Aramco mengoperasikan pipa "Timur-Barat" dengan kapasitas penuh 7 juta barel per hari untuk mengalirkan minyak ke Laut Merah
Mengumumkan distribusi dividen utama sebesar 21,9 miliar dolar untuk kuartal pertama
2. Tiongkok mengejutkan pasar dengan ekspor kuat sebelum KTT Trump-Xi
- Ekspor melonjak *14,1% pada April* dibanding tahun lalu, jauh di atas perkiraan 7,9%
- Penyebab: pabrik memenuhi permintaan besar dari sektor kecerdasan buatan + perusahaan menyimpan komponen karena takut biaya perang di Timur Tengah meningkat
- Surplus perdagangan dengan AS mencapai *87,7 miliar dolar* sejak awal 2026
- ترامب akan pergi ke Beijing pada 14-15 Mei untuk mencoba memperpanjang gencatan perdagangan
*3. Armani menjual 15% saham perusahaan setelah desainernya meninggal*
- Rumah mode Italia menyiapkan penjualan saham 15% yang dibagi sama rata antara *LVMH, L'Oréal, EssilorLuxottica*
- Ini adalah keinginan Giorgio Armani sebelum wafatnya pada September lalu
- Penjualan harus dilakukan dalam 12-18 bulan setelah kematiannya sesuai wasiat
*4. Pasar global menguat seiring turunnya minyak*
*Nasdaq +2,43%, S&P 500 +0,91%* hari ini
*Saham teknologi memimpin*: Nvidia +1,75%, Broadcom +4,23%
- Minyak turun seiring harapan ada kesepakatan AS-Iran, Brent sekitar $99 setelah sempat turun ke 98
*5. Risiko ekonomi yang diingatkan The Fed*
- Laporan stabilitas keuangan The Fed: *75% responden* khawatir tentang risiko geopolitik, *70%* tentang guncangan harga minyak


