Dampak AS pada pasar kripto dalam beberapa tahun mendatang hanya akan semakin menguat, menjadi lebih institusional dan teregulasi. Negara ini beralih dari larangan yang bersifat insidental dan gugatan pengadilan menuju pembentukan sistem yang utuh, terintegrasi dengan keuangan tradisional.
Berikut faktor-faktor kunci yang akan menentukan pengaruh ini pada 2025-2026 dan seterusnya.
🏛️ 1. Era baru regulasi: Dari paksaan menuju kerja sama
Dengan keluarnya Gary Gensler dari jabatan kepala SEC dan hadirnya pemerintahan baru yang dipimpin oleh Donald Trump, pendulum regulasi di AS bergerak ke arah dukungan bagi industri.
· Pergantian haluan SEC: Kebijakan baru SEC di bawah pimpinan Paul Atkins (Paul Atkins) bertujuan menciptakan aturan yang jelas dan dapat diprediksi. Regulator mengakui bahwa banyak kasus era Gensler «tidak memberi manfaat bagi investor», dan jumlah tindakan penegakan turun 60%. Diluncurkan «Project Crypto» yang berangkat dari asumsi bahwa sebagian besar token kripto bukan merupakan sekuritas.
· Taksonomi baru: SEC dan CFTC bersama-sama memperkenalkan klasifikasi formal atas aset digital, membagi mereka ke dalam kategori: komoditas digital, stablecoin, sekuritas tokenized, dan NFT.
📜 2. Inisiatif legislasi: Fondasi untuk pertumbuhan
Rancangan undang-undang utama yang bertujuan menciptakan kerangka regulasi yang komprehensif berada pada tahap yang berbeda dalam proses persetujuan:
· FIT21 (Financial Innovation and Technology for the 21st Century Act): Rancangan undang-undang ini menentukan yurisdiksi SEC dan CFTC atas aset kripto berdasarkan tingkat desentralisasi jaringan, pada dasarnya mengubah banyak token menjadi "komoditas digital" di bawah pengawasan CFTC. RUU ini telah disahkan oleh DPR pada Mei 2024 dengan dukungan bipartisan (279–136).
· CLARITY Act: Melengkapi FIT21 dengan menetapkan aturan struktur pasar. Persetujuannya di Senat diperkirakan terjadi pada akhir Februari—Maret 2026. Menurut data platform Polymarket, peluang pengesahannya pada 2026 dinilai 68%.
· GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for US Stablecoins): Undang-undang yang sudah disahkan ini memperkenalkan pengawasan federal terhadap penerbit stablecoin. Aturan ini mewajibkan pencadangan penuh, pengungkapan informasi secara berkala, dan menerapkan ketentuan yang ketat, termasuk larangan membayar bunga hanya karena memiliki stablecoin.
🏦 3. Sistem Cadangan Federal (The Fed) dan makroekonomi
Kebijakan moneter The Fed tetap menjadi salah satu pendorong utama bagi pasar kripto.
· Siklus penurunan suku bunga: Pada 2025, The Fed menurunkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali, hingga mencapai kisaran 3,5–3,75% pada Desember. Instrumen CME FedWatch memperkirakan peluang penurunan suku bunga lebih lanjut pada 2026 sekitar 70%.
· Influx likuiditas: Pelonggaran kebijakan The Fed meningkatkan likuiditas dolar global, yang secara tradisional berdampak positif pada aset berisiko, termasuk kripto.
💰 4. Cadangan Bitcoin Strategis (SBR)
Pembentukan cadangan strategis AS dalam bitcoin—salah satu peristiwa institusional paling signifikan.
· Status terkini: Pada Maret 2025, Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve (Cadangan Bitcoin Strategis) AS berdasarkan bitcoin yang disita oleh pemerintah (sekitar 198.000 BTC), sekaligus melarang penjualannya. Pemerintah AS sudah menjadi pemegang bitcoin berdaulat terbesar yang diketahui di dunia—sekitar 328.372 BTC dengan nilai sekitar $25 miliar.
· Prospek legislasi (BITCOIN Act): RUU ini secara aktif didorong, yang akan mewajibkan Departemen Keuangan AS membeli 1 juta bitcoin dalam waktu 5 tahun dengan menggunakan «strategi yang netral terhadap anggaran». Jika disahkan, pembelian resmi pertama bisa dimulai pada kuartal ke-4 tahun 2026, yang akan menjadi sinyal bullish yang sangat kuat bagi pasar.
· Keamanan nasional: Strategi siber baru pemerintahan Trump secara tegas menyatakan kebutuhan untuk «mendukung keamanan mata uang kripto dan blockchain» guna mempertahankan kepemimpinan AS di bidang teknologi.
🏢 5. Penerimaan institusional
Institusionalisasi kripto di AS makin kencang dan menjadi tren jangka panjang utama.
· Dominasi di ETF dan ETP: AS mengendalikan 85% pasar global produk yang diperdagangkan di bursa kripto (ETP) dengan aset senilai $172,5 miliar, dan perusahaan publik AS memegang 94,8% dari semua aset bitcoin korporat di dunia.
· Arus masuk modal besar: Berdasarkan proyeksi JPMorgan, pada 2025 arus masuk dana ke kripto sekitar $130 miliar, dan pada 2026 angka ini akan terus tumbuh berkat investor institusional.
· Diversifikasi portofolio: 63% investor institusional menyebut diversifikasi dan permintaan klien sebagai alasan utama untuk berinvestasi pada kripto (dibanding 36% pada 2024).
💎 Amerika menetapkan standar
Masa depan pengaruh AS terhadap pasar kripto akan diwujudkan melalui penetapan standar global. Negara ini beralih dari peran "polisi kripto" menjadi peran arsitek sistem keuangan baru, yang bertumpu pada tiga pilar:
1. Regulasi yang jelas dan mendukung (FIT21, CLARITY Act).
2. Pengakuan pemerintah terhadap bitcoin sebagai aset strategis (Strategic Bitcoin Reserve).
3. Integrasi mendalam dengan keuangan tradisional melalui ETF dan sektor perbankan.
Transisi ini membuat pasar menjadi lebih matang, likuid, dan lebih aman bagi beragam kalangan investor, sekaligus memperkuat status AS sebagai pusat kekuatan utama dunia dalam industri kripto secara definitif.
#TomLeeonBitMineSlowingETHPurchases #TrumpPauses'ProjectFreedom' #BinanceLaunchesGoldvs.BTCTradingCompetition
