Duta Besar Palestina Tantang Museum Inggris Soal Penghapusan Referensi 'Palestina'

Kontroversi yang semakin berkembang muncul setelah Museum Inggris menghapus atau mengubah referensi kepada "Palestina" dan "Palestinian" dari beberapa panel pameran yang terkait dengan Levant kuno dan Mesir.

Husam Zomlot, duta besar Palestina untuk Inggris, secara resmi mendesak pemerintah Inggris untuk campur tangan, menggambarkan perubahan tersebut sebagai bentuk "penghapusan" sejarah dan budaya. Perselisihan ini muncul setelah Inggris secara resmi mengakui Negara Palestina pada tahun 2025.

Menurut laporan, museum mengganti referensi ke Palestina dengan istilah seperti "Gaza" dan "Tepi Barat" di beberapa display, sementara deskripsi sejarah lainnya juga direvisi. Para akademisi dan sejarawan mempertanyakan alasan di balik perubahan tersebut, dengan beberapa berargumen bahwa istilah "Palestina" memiliki akar sejarah yang dalam yang digunakan di berbagai peradaban selama berabad-abad.

Perdebatan ini memicu diskusi lebih luas mengenai sejarah, arkeologi, representasi budaya, dan sensitivitas politik seputar narasi sejarah di Timur Tengah.

#Palestine #BritishMuseum #History #MiddleEast #CulturalHeritage

$SUI
$NEAR
$WIF