Rentetan pendanaan negatif Bitcoin selama 67 hari menandai yang terpanjang di tahun 2020-an, mengindikasikan posisi bearish yang terus berlanjut.

  • Data historis menunjukkan periode pendanaan negatif menghasilkan imbal hasil yang lebih kuat dan penurunan (drawdown) yang lebih rendah dibandingkan entri acak.

  • K33 mengatakan kondisi pasar saat ini mencerminkan zona akumulasi masa lalu, sehingga menjadi peluang alokasi Bitcoin berkeyakinan tinggi.

Michael EbiekutanFXStreet

Suku bunga pendanaan Bitcoin (BTC) yang negatif secara konsisten bisa menjadi zona masuk yang baik bagi para pembeli, menurut laporan K33 pada Selasa.

Perusahaan tersebut menyoroti bahwa rata-rata funding rate 30 hari Bitcoin tetap negatif selama 67 hari berturut-turut, menandai streak terpanjangnya di tahun 2020-an. Tren negatif yang berlanjut di tengah pemulihan harga menunjukkan pasar yang masih bersifat defensif.

Funding rate negatif Bitcoin mengisyaratkan potensi kenaikan di tengah posisi bearish yang padat

K33 mencatat bahwa periode berkelanjutan dengan funding rate negatif secara historis selaras dengan titik terbawah pasar, karena posisi bearish yang terlalu ramai cenderung berbalik menguat ke arah atas.

"Semua periode masa lalu dengan funding rate negatif yang 'lengket' menyoroti satu tren yang jelas: BTC cenderung bergerak lebih tinggi ketika sentimen mengelompok pada taruhan defensif," tulis laporan tersebut.

Data dari siklus-siklus sebelumnya menunjukkan bahwa membeli Bitcoin selama rezim-rezim ini menghasilkan imbal hasil yang lebih kuat dan konsisten dibandingkan titik masuk acak.

"Semua rezim masa lalu yang meniru kondisi saat ini terbukti menjadi area yang sangat menarik untuk mengalokasikan dana dengan penuh keyakinan," tambah K33.

Sinyal ini muncul saat Bitcoin terus membangun momentum, diperdagangkan di level tertingginya sejak Januari setelah sepekan kenaikan yang stabil. Namun, volume perdagangan spot masih berada di dekat level terendah tahunan, yang menunjukkan keterlibatan yang terbatas baik dari pembeli maupun penjual baru.

Di sisi lain, leverage di pasar derivatif terus meningkat, dengan open interest yang mengarah lebih tinggi saat funding rate tetap negatif. Divergensi ini mengarah pada potensi short squeeze, di mana posisi yang terlalu bearish dapat mendorong kenaikan yang lebih tinggi jika sentimen berbalik.

"Investor yang membeli pada periode-periode ini mengalami volatilitas penurunan yang lebih kecil dan waktu yang lebih sedikit terhabiskan"

di bawah air, yang memperkuat argumen untuk menggunakan funding rate sebagai alat keputusan alokasi praktis untuk posisi BTC," demikian laporan tersebut.

Sementara itu, K33 menambahkan bahwa aktivitas di Chicago Mercantile Exchange (CME) tetap lesu meski Bitcoin baru-baru ini mengalami pemulihan. Meski open interest telah meningkat sejak berakhirnya kontrak April dan basis futures melebar secara bertahap, secara keseluruhan posisi masih jauh di bawah level puncak dalam beberapa waktu terakhir.

Laporan tersebut mencatat adanya kenaikan aktivitas yang moderat pada exchange-traded funds (ETF) berbasis futures dan di kalangan trader aktif.

Namun, partisipasi terus tertinggal dibanding level yang terlihat antara 2024 hingga 2025, menunjukkan bahwa investor institusional kembali dengan hati-hati, bukan menempatkan modal secara penuh.

Bitcoin diperdagangkan pada $81.564 pada saat penulisan, naik 2% pada hari itu.

#BankofEnglandMayPauseDigitalPound #EthereumFoundationSellsETHtoBitmineAgain #BlackRockUrgesOCCToDropTokenizedReserveCapIdea #TrumpUnveilsPlanToEscortHormuzShips #AaveFightsCourt-ordered$73METHFreeze $ETH

ETH
ETH
2,421.34
+0.69%

$BNB

BNB
BNB
723.19
+1.38%

$BTC

BTC
BTC
76,208
+0.32%