#PolymarketDeniesDataBreach
Polymarket secara resmi membantah klaim pelanggaran data setelah laporan bahwa seorang hacker bernama "xorcat" membocorkan lebih dari **300.000 catatan** di forum kejahatan siber pada 27 April 2026.
Menurut Polymarket, informasi yang dibagikan oleh hacker adalah **data yang dapat diakses publik** yang diambil dari API terbuka mereka dan blockchain, bukannya dicuri melalui kompromi server pribadi.
### Detail Kunci dari Insiden
* **Tuduhan:** Pelaku ancaman mengklaim telah mengeksploitasi beberapa kerentanan, termasuk:
* **CVE-2025-62718:** Bypass NO_PROXY Axios (CVSS 9.9).
* **CVE-2024-51479:** Bypass autentikasi middleware Next.js.
* **Misconfigurasi CORS:** Mengizinkan permintaan yang tidak sah ke API CLOB (Central Limit Order Book) mereka.
* **Data yang Bocor:** Dump tersebut dilaporkan berisi 2,24 GB data, termasuk:
* **10.000 profil pengguna** (nama, bio, dan alamat dompet).
* **Metadata pasar** dan data grafik sosial (daftar pengikut).
* **Catatan perdagangan CLOB** dan alamat pembuat pasar.
* **Sikap Polymarket:** Platform ini menegaskan bahwa tidak ada sistem internal sensitif yang diakses dan tidak ada informasi pengguna pribadi (seperti kata sandi atau alamat email yang tidak publik) yang dikompromikan. Analis keamanan umumnya setuju bahwa data tersebut tampaknya merupakan "scrape" skala besar dari informasi yang secara teknis sudah on-chain atau terlihat melalui endpoint publik.
### Konteks: Bulan Sulit untuk Polymarket
Klaim "pelanggaran" ini terjadi selama periode pengawasan ketat untuk platform:
* **Tuduhan Perdagangan Dalam:** Beberapa hari yang lalu, seorang prajurit Angkatan Darat AS dituduh menggunakan intelijen rahasia mengenai sebuah penggerebekan di Venezuela untuk memenangkan lebih dari **$400.000** di Polymarket.
* **Tekanan Regulasi:** Ada pertempuran hukum yang sedang berlangsung karena pemerintah AS dan beberapa negara bagian berusaha untuk mengatur atau melarang pasar prediksi, sementara valuasi platform meningkat menuju **$15 miliar** berkat volume tinggi pada peristiwa geopolitik.
Polymarket secara resmi membantah klaim pelanggaran data setelah laporan bahwa seorang hacker bernama "xorcat" membocorkan lebih dari **300.000 catatan** di forum kejahatan siber pada 27 April 2026.
Menurut Polymarket, informasi yang dibagikan oleh hacker adalah **data yang dapat diakses publik** yang diambil dari API terbuka mereka dan blockchain, bukannya dicuri melalui kompromi server pribadi.
### Detail Kunci dari Insiden
* **Tuduhan:** Pelaku ancaman mengklaim telah mengeksploitasi beberapa kerentanan, termasuk:
* **CVE-2025-62718:** Bypass NO_PROXY Axios (CVSS 9.9).
* **CVE-2024-51479:** Bypass autentikasi middleware Next.js.
* **Misconfigurasi CORS:** Mengizinkan permintaan yang tidak sah ke API CLOB (Central Limit Order Book) mereka.
* **Data yang Bocor:** Dump tersebut dilaporkan berisi 2,24 GB data, termasuk:
* **10.000 profil pengguna** (nama, bio, dan alamat dompet).
* **Metadata pasar** dan data grafik sosial (daftar pengikut).
* **Catatan perdagangan CLOB** dan alamat pembuat pasar.
* **Sikap Polymarket:** Platform ini menegaskan bahwa tidak ada sistem internal sensitif yang diakses dan tidak ada informasi pengguna pribadi (seperti kata sandi atau alamat email yang tidak publik) yang dikompromikan. Analis keamanan umumnya setuju bahwa data tersebut tampaknya merupakan "scrape" skala besar dari informasi yang secara teknis sudah on-chain atau terlihat melalui endpoint publik.
### Konteks: Bulan Sulit untuk Polymarket
Klaim "pelanggaran" ini terjadi selama periode pengawasan ketat untuk platform:
* **Tuduhan Perdagangan Dalam:** Beberapa hari yang lalu, seorang prajurit Angkatan Darat AS dituduh menggunakan intelijen rahasia mengenai sebuah penggerebekan di Venezuela untuk memenangkan lebih dari **$400.000** di Polymarket.
* **Tekanan Regulasi:** Ada pertempuran hukum yang sedang berlangsung karena pemerintah AS dan beberapa negara bagian berusaha untuk mengatur atau melarang pasar prediksi, sementara valuasi platform meningkat menuju **$15 miliar** berkat volume tinggi pada peristiwa geopolitik.