Ringkasan Pertemuan Terbaru
🔸 Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 0.25%, membawa rentang target turun menjadi 3.75%–4.00% dengan suara 10–2 — menandai pemotongan suku bunga kedua pada tahun 2025.
🔸 Fed juga mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri program pengurangan neraca (QT – Quantitative Tightening) pada 1 Desember, setelah mengurangi kepemilikan sekitar $2.3 triliun.
Dalam teori, ini adalah sinyal dovish, tetapi pasar bereaksi bearish segera setelah pertemuan.
Apa Itu QT, dan Mengapa Menghentikannya Penting?
QT (Quantitative Tightening) adalah proses di mana Fed mengurangi neracanya, membiarkan sekuritas Treasury dan sekuritas yang didukung hipotek (MBS) jatuh tempo tanpa reinvestasi — secara efektif menguras likuiditas dari sistem keuangan.
Jika QE (Quantitative Easing) adalah "pencetakan uang," QT adalah kebalikannya — "penarikan uang."
Dengan mengumumkan akhir QT, Fed memberi sinyal bahwa mereka akan berhenti mengeluarkan likuiditas, meningkatkan harapan bahwa kondisi kas akan stabil.
📊 Bukti Historis: Ketika Likuiditas Berubah, Begitu Juga Pasar
1️⃣ Maret 2020 – QE Tak Terbatas dan Reli Bitcoin dari $4K ke $65K
Pada awal COVID-19, Fed meluncurkan QE tak terbatas, menurunkan suku bunga mendekati nol dan membeli aset dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Bitcoin mencapai titik terendah mendekati $3,800 pertengahan Maret 2020.
Dalam 13 bulan, ia melonjak menjadi ~$65,000, peningkatan lebih dari 1,500%.
👉 Likuiditas yang sangat longgar, biaya pinjaman rendah, dan sentimen pencarian risiko memicu salah satu kenaikan harga crypto terbesar dalam sejarah.
2️⃣ November 2023 – Sinyal Awal untuk Mengakhiri QT, Pasar Melonjak ke 2024
Pada November 2023, Ketua Jerome Powell mengisyaratkan bahwa siklus kenaikan suku bunga kemungkinan besar sudah berakhir dan QT bisa segera berakhir.
Saham AS mencapai rekor tertinggi baru menjelang akhir tahun.
Bitcoin melonjak hampir 42% pada Februari 2024, mencapai $60,000.
👉 Bahkan sinyal "mengakhiri pengetatan" sudah cukup untuk memicu reli risiko yang kuat.
Jadi Mengapa Pasar Turun Kali Ini?
1️⃣ Ekspektasi Melampaui Realitas
Investor telah memperhitungkan siklus pelonggaran penuh, tetapi Powell mengatakan pemotongan lain pada bulan Desember "sangat tidak pasti."
Probabilitas CME FedWatch untuk pemotongan di bulan Desember turun menjadi ~56%, mengirim Dow Jones dan S&P 500 lebih rendah, sementara Bitcoin terjun di tengah likuidasi massal.
2️⃣ Pesan Campuran dari Fed
Pernyataan tersebut mengatakan:
Pertumbuhan tetap solid tetapi melambat.
Risiko pasar tenaga kerja meningkat.
Inflasi masih tinggi tetapi tidak lagi menjadi perhatian utama.
Namun selama konferensi pers, Powell melunakkan nadanya, beralih dari kepercayaan ke kehati-hatian — mengikis kepercayaan pasar.
3️⃣ Likuiditas Masih Ketat
Meskipun QT akan segera berakhir, $2.3 triliun telah ditarik.
Imbal hasil Treasury tetap tinggi.
Pasar repo menunjukkan stres.
Likuiditas belum kembali.
Oleh karena itu, pergeseran kebijakan "dovish" belum diterjemahkan menjadi kondisi keuangan yang lebih mudah.
4️⃣ "Pemotongan untuk Kelemahan," Bukan "Pemotongan untuk Kekuatan"
Langkah ini tidak didorong oleh percepatan ekonomi, tetapi oleh kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan.
Ketika pemotongan suku bunga dipersepsikan sebagai defensif, investor khawatir Fed mungkin bereaksi terhadap kelemahan ekonomi yang lebih dalam — memicu aversi risiko.
Kesimpulan Akhir
Tindakan Fed:
Turunkan suku bunga sebesar 0,25% menjadi 3,75%–4,00%
Mengumumkan akhir QT efektif 1 Desember
Tetapi:
Ekspektasi pasar telah dibesar-besarkan.
Nada Powell kurang meyakinkan.
Likuiditas tetap terbatasi.
Episode sebelumnya — QE pada tahun 2020 dan sinyal jeda QT pada tahun 2023 — memicu reli yang kuat, tetapi kali ini konteksnya berbeda: likuiditas langka, kepercayaan rapuh, dan optimisme sudah diperhitungkan.
➡️ Pasar tidak hanya bereaksi terhadap langkah kebijakan — mereka bereaksi terhadap kepercayaan, waktu, dan nada dari Fed.#FED $BTC 
