Saya yakin bahwa sebagian besar orang yang mengalami kebakaran akun futures juga karena mereka tidak memahami langkah-langkah penting di bawah ini

1. Pahami tujuan dan tentukan risiko

Trading dengan leverage adalah ketika Anda meminjam tambahan modal dari platform untuk meningkatkan keuntungan, tetapi juga sekaligus memperbesar risiko.

Contoh:
Anda memiliki $100 → menggunakan leverage x10 → melakukan order dengan volume $1000
Harga naik 10% → untung $100 (x2 modal awal)
Harga turun 10% → kehilangan $100.

Orang baru sering hanya melihat keuntungan.

Hal pertama yang harus ditentukan: berapa % modal yang siap kamu hilangkan? untuk mendapatkan berapa banyak?

Menggunakan leverage itu baik jika kamu mengelola risiko dengan benar untuk mengoptimalkan modal.

Contoh:
Kamu punya 10k, risiko maksimal 5%. Masuk posisi ETH dengan risiko 2%, volume 10k.
Melihat peluang BNB bagus, risiko masih 3% tetapi modal tidak cukup.

Solusi: bagi modal ETH yang tersisa 5k + leverage x2 untuk cukup volume → masih ada modal untuk masuk BNB.

Proses: tentukan risiko → hitung volume → baru putuskan apakah menggunakan leverage atau tidak.

2. Pahami berbagai jenis leverage dan biaya

Saat ini ada 2 bentuk utama di bursa crypto

- Perdagangan margin:
+ Margin untuk meminjam uang membeli aset nyata
+ Pasar spot
+ Biaya: biaya transaksi, biaya bunga pinjaman, biaya likuidasi
+ Leverage: max x10

- Perdagangan futures:
+ margin untuk memperdagangkan kontrak berjangka, tidak benar-benar membeli aset
+ Pasar derivatif
+ Biaya: biaya transaksi, funding rate, biaya likuidasi
+ Leverage: Hingga 100x (tergantung bursa), tetapi akan lebih tinggi dibandingkan dengan margin

Setiap jenis memiliki biaya transaksi yang berbeda dan optimal sesuai dengan setiap gaya perdagangan.

Kamu harus memahami tabel biaya bursa sebelum bermain, karena biaya mempengaruhi langsung keuntungan jangka panjang.

Contoh seperti dari Binance: https://binance.com/en/fee/trading

3. Pahami metode analisis teknis

Perdagangan dengan leverage baik itu futures, atau margin, adalah kamu sedang mengejar permainan jangka pendek - berbeda dengan investasi jangka panjang.

Agar bisa bertahan dan mengikuti pasar dalam jangka pendek, kamu harus dilengkapi dengan metode yang jelas, berdasarkan analisis teknis sebagai dasar.

Kenapa? Analisis teknis menganalisis berdasarkan aksi harga, menganalisis perubahan penawaran dan permintaan dari aset.

Dan dapat melakukan analisis pada banyak kerangka waktu ---\u003e sinyal perdagangan beserta titik entry, SL dan TP yang jelas.

Hold jangka panjang mungkin hanya perlu analisis fundamental.

Tapi jika sudah terlibat dengan leverage → harus bisa membaca aksi harga dan fluktuasi penawaran-permintaan.

4. Selalu tentukan risiko dan pasang stoploss (SL)

Leverage = risiko kebangkrutan akun jauh lebih tinggi.

Ambil contoh saat crash 10/10 lalu, adalah sebuah kejadian tak terduga yang tidak bisa diprediksi ketika pasar anjlok 85% nilainya dalam semalam.

Bayangkan kamu all in aset dan menggunakan leverage x2 untuk memegang aset jangka panjang karena berpikir (x2 tidak akan terbakar).

Setelah semalam, semuanya hilang tanpa sisa - ini adalah pemandangan yang telah banyak komunitas kita alami setelah crash itu.

Jika menentukan hold jangka panjang tanpa SL, mengakumulasi aset, jangan berpikir tentang penggunaan leverage di bursa.

Jika sudah terjebak, kamu harus menentukan risiko dan memasang SL.

Pasar apapun bisa terjadi - itu adalah kenyataan yang harus kamu terima.

5. Backtest sebelum trading dengan uang nyata

Berlatih di demo dan mencatat hasil sebelum menyetor uang nyata.

Ini adalah langkah yang banyak orang abaikan, dan juga alasan 90% orang baru cepat kehilangan uang.

Sebelum "menyetor uang nyata" untuk perdagangan leverage dalam jangka pendek, kamu harus:

- Perdagangan demo atau live dengan modal terkecil untuk backtest metode perdagangan.
- Catat setidaknya 50–100 perdagangan sesuai sistem.
- Periksa indikator seperti:
+ Tingkat kemenangan
+ R:R rata-rata (minimal 1:1.5 ke atas)
+ Apakah setiap perdagangan mematuhi SL/TP dengan benar?
+ Ekspektasi keuntungan per bulan/tahun.

Ketika ada metode + disiplin yang terbukti dengan data, saat itu kamu baru bisa meningkatkan modal dan risiko sedikit demi sedikit untuk mendapatkan uang.