Dari scalper jadi ‘kolektor’ — Eksperimen: Saya beli semua di Binance seharga $0.10

​Saya sudah trading di futures selama 5 tahun. Hidup saya — grafik M1, order book, dan ketegangan yang konstan. Tapi saya memutuskan untuk memulai eksperimen ‘malas’ untuk merelaksasi pikiran dan menguji teori probabilitas.
​Apa intinya?
​Setiap kali saya menutup posisi profit di scalping, saya mengalokasikan tepat $0.10 dari keuntungan. Dengan uang receh ini, saya pergi ke Binance Convert dan membeli koin acak di spot. Apa saja, tanpa analisis dan grafik.
​Aturan saya:
​Tidak ada manajemen. Saya tidak melihat grafik koin-koin ini. Beli dan lupakan.
​Tujuan — 1000x. Saya punya aturan besi: saya akan mencatat profit hanya ketika 10 sen ini berubah menjadi $1000 atau $10000.
​Psikologi. Bagi saya ini adalah ‘pajak keberuntungan’. 10 sen tidak berpengaruh pada deposit saya, tapi menciptakan portofolio dari ratusan aset yang berbeda.
​Di ‘koleksi’ saya sudah ada beberapa koin.
​Siapa tahu, mungkin dalam satu atau dua tahun, salah satu dari koin yang terlupakan ini, yang dibeli ‘sebagai kembalian’, akan melesat sehingga bisa menutupi sebulan liburan aktif di Maladewa? Di crypto, segalanya mungkin.

​Lalu, apa yang Anda lakukan dengan sisa-sisa kecil USDT setelah trading? Menyimpan debu atau menginvestasikannya ke sesuatu?
$CHIP

#BinanceSquareFamily