Pertarungan untuk Federal Reserve semakin memanas, dan saya di sini untuk menjelaskan permainan kekuasaan Washington yang berisiko tinggi ini. Presiden Donald Trump secara resmi telah menominasikan Kevin Warsh untuk mengambil alih sebagai Ketua Fed, sebuah langkah yang dirancang untuk mengubah cara ekonomi AS dikelola setelah masa jabatan Jerome
Powell berakhir pada 15 Mei 2026.

Ide di balik sistem ini adalah untuk membawa bank sentral lebih dekat dengan visi administrasi tentang pemotongan suku bunga yang agresif dan deregulasi. Warsh bukan hanya mantan gubernur Fed; mereka menyebutnya sebagai "Ketua potensial terkaya" karena pengungkapannya menunjukkan kekayaan bersih melebihi $100 juta.

Tujuannya adalah untuk mengarahkan kebijakan "Warsh Shock"—sebuah strategi yang dimaksudkan untuk meningkatkan dolar dan menggeser hasil pasar.
Namun, mereka menghadapi hambatan besar. Senator Thom Tillis bersumpah akan menghalangi konfirmasi sampai penyelidikan kriminal terhadap Jerome Powell diselesaikan.

Sementara Trump ingin Powell cepat-cepat keluar, Powell berencana untuk tetap di dewan Fed sampai 2028. Dengan sidang Warsh dijadwalkan pada 21 April, sistem berada di bawah tekanan total. Ini adalah perlombaan melawan waktu untuk melihat siapa yang benar-benar mengontrol buku cek negara.

Apakah Anda ingin menyelami lebih dalam rencana ekonomi Kevin Warsh atau rincian penyelidikan terhadap Powell?

#TRUMP #Kalshi’sDisputewithNevada #KavinWarsh #BitcoinPriceTrends

$SPK $PIEVERSE $TRUMP