🤔 Ethereum harus memilih: Menjadi alat keuangan atau menjaga jiwa cypherpunk?

Dean Eigenmann (peneliti blockchain) mengeluarkan pernyataan kontroversial: “Tempo adalah sinyal buruk untuk Ethereum. Stripe dan Paradigm mungkin baru saja menandatangani vonis mati untuk Ethereum.”

Maksud dari @DeanEigenmann adalah Tempo (blockchain yang dikembangkan oleh Stripe dan Paradigm) dapat mengancam posisi Ethereum dalam bidang pembayaran digital.

📍 Segera setelah itu, @DrNickA (pendiri FactoryDAO) membantah bahwa ini bukan “vonis mati”, kecuali Ethereum melakukan kesalahan sendiri.

Ia berpendapat jika Ethereum mencoba bersaing langsung dengan @tempo dalam segmen pembayaran umum, Ethereum akan gagal.

Tempo akan segera meluncurkan fitur-fitur lebih cepat, berjalan lebih cepat, dan memiliki kemampuan distribusi yang unggul berkat jaringan pembayaran besar dari Stripe.

Tempo juga siap mengorbankan desentralisasi untuk mengoptimalkan kecepatan dan mematuhi peraturan keuangan, sesuatu yang tidak bisa dan tidak seharusnya dilakukan oleh Ethereum.

👔 Menurut Nick, Tempo hanya merupakan salah satu perwakilan dalam gelombang “corpo chain” - blockchain ala perusahaan, seperti solusi yang bisa dikejar oleh Google, Visa, bank, dan bahkan bank sentral.

Kasus penggunaan ini tidak sesuai dengan arsitektur desentralisasi dan permissionless dari #ETH

Oleh karena itu, Ethereum perlu mengikuti arah yang berlawanan: menjadi “cypherpunk chain” - sebuah infrastruktur kebebasan, keamanan, dan keuangan yang dapat diprogram, dekat dengan semangat Bitcoin namun lebih kaya dalam kreativitas.

Di dalam Ethereum akan ada suara-suara yang menginginkan agar ia “dilembagakan”, yang berarti mengurangi peran validator individu (solo validator), meningkatkan kecepatan pemrosesan, dan mengakomodasi permintaan hukum.