Sebuah survei yang dirilis oleh CEX IO menunjukkan bahwa 68% trader kripto kehilangan tidur karena volatilitas pasar, dengan banyak yang tetap terjaga hingga pukul 2–4 AM untuk memantau pergerakan harga. Dua dari tiga trader memeriksa harga setelah pergi tidur, dan lebih dari 80% mengakui menunggu untuk perdagangan atau peristiwa pasar. Laporan tersebut menyoroti bagaimana kecemasan larut malam dan ketakutan akan ketinggalan (FOMO) memicu kebiasaan trading yang tidak sehat.

Studi tersebut juga menemukan bahwa hampir 70% trader membuat keputusan yang buruk karena kurang tidur, dengan 61% memeriksa kembali harga jika mereka terbangun di malam hari. Lonjakan volatilitas antara 18:00–06:00 UTC memperburuk masalah, terutama di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Para ahli menekankan bahwa trader harus menetapkan waktu batas yang ketat untuk melindungi kesehatan mereka, karena kelelahan dan stres terus mengikis penilaian dan kinerja.

#CryptoNews #CryptoTrader #MarketVolatility #DailyHabits