🛑 "TIDAK ADA PERJANJIAN": Iran Menolak Gencatan Senjata Sementara Saat Tenggat Waktu Trump Mendekat! ⏳Permainan berisiko tinggi antara Washington dan Tehran baru saja mengambil belokan gelap. Meskipun Presiden Trump telah memberikan "ultimatum 48 jam" untuk membuka Selat Hormuz, Iran secara resmi menegaskan bahwa mereka tidak akan tertekan untuk membuat kesepakatan yang tidak seimbang.🚫 Tehran: "Kami Tidak Akan Membuka untuk Perbaikan Sementara"Seorang pejabat senior Iran mengonfirmasi hari ini bahwa Tehran telah menolak gagasan untuk membuka titik penyumbatan minyak terpenting di dunia sebagai imbalan untuk gencatan senjata sementara yang sepele. Sikap: Tehran memandang AS sebagai "kurang siap" untuk mengakhiri permusuhan secara permanen. Olok-olok: Dalam sebuah tampilan pembangkangan diplomatik, para pejabat Iran telah terlihat mengejek ultimatum di media sosial, dengan beberapa bercanda secara kriptik bahwa mereka telah "kehilangan kunci" untuk Selat.⚡ Hari "Kilang Tenaga" Trump adalah BesokJam terus berdetak menuju Selasa, 8:00 PM ET. Presiden Trump telah dengan jelas menyatakan: jika Selat tidak dibuka, serangan AS akan beralih dari target militer ke infrastruktur sipil inti Iran. Ancaman: "Selasa akan menjadi Hari Kilang Tenaga dan Hari Jembatan," tulis Trump, memperingatkan tentang "neraka yang hidup" bagi wilayah tersebut jika tuntutannya tidak dipenuhi. Eskalasi: Ini menyusul laporan serangan Israel di Tehran hari ini yang dilaporkan menewaskan 25 orang, termasuk kepala intelijen IRGC.$TRU $UTK #AppleRemovesBitchatFromChinaAppStore #USNFPExceededExpectations #USNFPExceededExpectations #USJoblessClaimsNearTwo-YearLow #USJoblessClaimsNearTwo-YearLow