Korelasi negatif antara saham AS dan harga minyak berada pada level tertinggi dalam dua dekade terakhir, menurut data statistik terbaru.

Reksa dana ETF yang mengawasi indeks S&P 500 ($SPY) dan reksa dana ETF minyak mentah AS ($USO) telah bergerak berlawanan arah dalam 38 sesi perdagangan dari 50 sesi terbaru, setara dengan 76% waktu. Ini adalah rasio tertinggi yang tercatat dalam setidaknya 20 tahun terakhir.

Fenomena ini mencerminkan perpecahan yang kuat dalam pasar keuangan global, di mana para investor sedang mengevaluasi kembali risiko ekonomi makro. Biasanya, harga minyak yang meningkat dapat menandakan inflasi yang lebih tinggi, menekan laba perusahaan dan membuat Fed memperketat kebijakan moneter, yang berdampak negatif pada saham. Namun, dalam konteks saat ini, pemisahan ini mungkin terkait dengan faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik yang mempengaruhi pasokan minyak, sementara pasar saham tetap didukung oleh harapan akan suku bunga yang stabil atau pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Para analis berpendapat bahwa korelasi negatif yang berkepanjangan dapat menciptakan peluang perdagangan arbitrase tetapi juga meningkatkan volatilitas keseluruhan untuk portofolio diversifikasi tradisional.
$BTC
$BNB
$SOL