BERITA TERKINI 🚨
Selat Hormuz, jalur pengiriman yang vital, telah ditutup oleh Iran sejak 28 Februari 2026, sebagai respons terhadap serangan udara AS-Israel. Ini telah memicu krisis energi global, dengan harga minyak melonjak melewati $100 per barel dan harga bensin melambung menjadi $4 per galon ¹ ² ³.

*Perkembangan Utama:*

- _Penutupan Selat oleh Iran_: Iran menutup Selat Hormuz pada 28 Februari 2026, hanya membolehkan kapal yang disetujui Iran untuk melintas.
- _Respons Militer AS_: AS memulai kampanye udara terhadap target-target Iran pada 19 Maret 2026, untuk membuka kembali selat tersebut.
- _Respons Internasional_: Beberapa negara, termasuk Jerman, Spanyol, Italia, dan Inggris, menolak permintaan Trump untuk bantuan, dengan alasan kurangnya tujuan strategis atau enggan terlibat dalam perang.

Krisis ini telah menyebabkan gangguan signifikan dalam pasokan minyak global, dengan hingga 20% dari pasokan minyak harian dunia terpengaruh. Analis memprediksi bahwa jika penutupan berlanjut, harga minyak bisa mencapai $190 per barel ⁴ ¹.OilRisesAbove$116#TrumpSeeksQuickEndToIranWar #USNoKingsProtests

Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang dampak penutupan Selat Hormuz terhadap pasar energi global atau kemungkinan konsekuensi dari keputusan Trump untuk menarik pasukan militer AS?