Penulis berita: Crypto Emergency

Di tengah pertumbuhan minat yang pesat terhadap pasar prediksi, platform seperti Kalshi dan Polymarket menjadi ancaman serius bagi bandar taruhan online tradisional di AS. Volume operasi mereka yang rekor dan fleksibilitas teknologi telah menyebabkan penurunan saham raksasa industri — DraftKings dan FanDuel.

Menurut data dari platform analitik Dune, jumlah kontrak prediktif di Kalshi telah melampaui 2,5 miliar pada akhir September. Kemitraan dengan Robinhood telah memungkinkan perluasan jangkauan: sekarang pengguna dapat bertaruh pada segala hal — dari pertandingan NFL hingga peristiwa politik.

CEO Robinhood Vlad Tenev mengumumkan bahwa pasar prediksi mereka telah melampaui angka 4 miliar kontrak, di mana lebih dari 2 miliar telah ditandatangani hanya pada kuartal ketiga 2025. Menurutnya, platform-platform ini mengubah industri taruhan, mengubah penyampaian berita, dan memberikan pedagang alat baru untuk mengevaluasi harapan pasar.

Setelah publikasi data tentang pertumbuhan Kalshi dan Robinhood, para investor mulai secara massal melepaskan saham perusahaan taruhan. DraftKings kehilangan lebih dari 16% — penurunan mingguan terbesar sejak 2022, sementara Flutter Entertainment, pemilik FanDuel, kehilangan lebih dari 8%.

Analis Wall Street bereaksi cepat: beberapa menurunkan harga target, yang lain — peringkat DraftKings ke level 'jual'. Menurut Jordan Bender dari Citizens, operator tradisional perlu segera mempersembahkan strategi — baik itu peluncuran pasar prediksi mereka sendiri atau penguatan pemasaran.

Kalshi telah memperluas fungsionalitas, memungkinkan pengguna untuk membuat parlay mereka sendiri — kombinasi taruhan yang rumit, yang sebelumnya merupakan sumber keuntungan utama bagi DraftKings. Keuntungan tambahan adalah keringanan pajak yang diperkenalkan selama pemerintahan Presiden Donald Trump: transaksi di pasar prediksi dianggap sebagai kontrak keuangan, yang mengurangi beban pajak.

Donald Trump Jr. menjadi penasihat platform setelah investasi dari firma venturanya. Perusahaan mengharapkan keputusan dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas untuk beroperasi penuh di AS.

Meskipun ada keberhasilan, Kalshi menghadapi tuduhan pelanggaran undang-undang perjudian di sejumlah negara bagian. Sebagai tanggapan, FanDuel telah bergabung dengan CME Group untuk meluncurkan kontrak mereka sendiri tahun ini.

Namun, lebih dari 80% analis mempertahankan peringkat 'beli' untuk DraftKings dan Flutter, menurut Bloomberg. Tetapi kecepatan di mana pasar prediksi memperoleh momentum menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku industri — terutama di musim NFL yang krusial.
#биржа #РынокКрипты #Крипторынок