๐Ÿš˜๐Ÿค”๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ณ Balasan satu kata CEO Tesla #ElonMusk terhadap pos viral tentang kekuasaan Inggris di India memicu kemarahan ๐Ÿ˜ ๐Ÿ”ฅ

CEO Tesla Elon Musk telah menemukan dirinya di pusat perdebatan online yang panas setelah bereaksi terhadap pos viral di X (sebelumnya Twitter) tentang kekuasaan kolonial Inggris di India.

Pos tersebut, dibagikan oleh pengguna X Stefan Molyneux (@StefanMolyneux), mengklaim:

โ€œJika orang India menginjakkan kaki di Inggris dan menjadi orang Inggris, maka orang Inggris yang menginjakkan kaki di India menjadi orang India. Oleh karena itu, orang Inggris tidak menguasai India.โ€

Musk membalas dengan sederhana โ€œ๐Ÿค”โ€ โ€” emoji wajah berpikir โ€” tetapi itu sudah cukup untuk memicu reaksi besar. Pos tersebut kini telah melampaui 22 juta tampilan, dengan banyak pengguna India mengecam logika tersebut sebagai terdistorsi secara historis dan menyinggung.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ณ Pengguna Balas Musk
Salah satu pengguna membalas: โ€œMembela kolonisasi bukanlah logika โ€” itu adalah rasisme. Orang Inggris memperbudak India, bukan berintegrasi dengannya.โ€ Yang lain menulis, โ€œAnda sudah mengubah algoritme Anda untuk menyebarkan kebencian terhadap orang India. Kesetaraan sejati akan terjadi ketika orang India merampok kekayaan Inggris dan membuat jutaan orang kelaparan โ€” seperti yang dilakukan Churchill.โ€

Yang lain mengejek perbandingan yang cacat, mengatakan, โ€œAda perbedaan besar antara bergabung secara legal dengan Tesla dan menyerangnya untuk mengambil alih.โ€

Seorang komentator merangkum:

โ€œBahkan jika kita menganggap logika Anda, apakah orang Inggris di India membuat undang-undang untuk India, ataukah Parlemen Inggris di London yang membuatnya tentang India?โ€

Reaksi ini menunjukkan bagaimana satu emoji dari orang terkaya di dunia dapat menghidupkan kembali kenangan kolonial yang menyakitkan โ€” dan memicu badai digital di seluruh benua. ๐ŸŒ๐Ÿ”ฅ

๐Ÿ‘‰ Ikuti saya untuk lebih banyak pembaruan dan wawasan terbaru ๐Ÿ‘

Terima kasih ๐Ÿ™