🚨 Angkatan Laut Israel Menangkap Flotila Global Sumud, Hampir 500 Ditahan 🚨
Pada 1 Oktober 2025, angkatan laut Israel mencegat Flotila Global Sumud — sebuah konvoi lebih dari 50 kapal kemanusiaan yang mengangkut 497 peserta dari 46 negara — sekitar 75 mil laut dari pantai Gaza, di perairan internasional.
🌍 Tujuan Misi: Mengirimkan makanan, obat-obatan, dan susu formula bayi ke Gaza, menantang blokade laut Israel di tengah krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.
⚓ Apa yang Terjadi:
Kapal-kapal termasuk Alma, Adara, dan Sirius telah dinaiki.
Pengorganisir dari Koalisi Flotila Kebebasan mengutuk langkah tersebut sebagai perompakan ilegal.
Israel mengklaim tindakan itu adalah penegakan, mengutip dokumen yang diduga terkait Hamas yang ditemukan di atas kapal.
Aktivis yang ditahan — termasuk Greta Thunberg — dipindahkan ke pelabuhan Ashdod. Tidak ada laporan cedera.
🎥 Pernyataan Greta Thunberg:
> “Israel akan mencegat kami malam ini — pelanggaran terang-terangan terhadap hukum kemanusiaan dan maritim.
Israel tidak di atas hukum internasional.
Mereka harus bertanggung jawab atas kejahatan perang mereka.
Hentikan genosida.
Akhiri pendudukan.
Bebaskan Palestina 🇵🇸.”
⚠️ Pengorganisir Flotila Gaza juga melaporkan melihat 20 kapal tak dikenal di dekatnya, memperingatkan bahwa lebih banyak penyerbuan mungkin akan terjadi.
Perkembangan ini disebut sebagai “penculikan global”, karena hampir 500 warga dari puluhan negara kini telah ditahan. Insiden ini menimbulkan pertanyaan mendesak tentang hukum internasional, hak asasi manusia, dan akuntabilitas.
#Geopolitics #Gaza #Palestine #HumanRights #Write2Earn #CreatorPad
Pada 1 Oktober 2025, angkatan laut Israel mencegat Flotila Global Sumud — sebuah konvoi lebih dari 50 kapal kemanusiaan yang mengangkut 497 peserta dari 46 negara — sekitar 75 mil laut dari pantai Gaza, di perairan internasional.
🌍 Tujuan Misi: Mengirimkan makanan, obat-obatan, dan susu formula bayi ke Gaza, menantang blokade laut Israel di tengah krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.
⚓ Apa yang Terjadi:
Kapal-kapal termasuk Alma, Adara, dan Sirius telah dinaiki.
Pengorganisir dari Koalisi Flotila Kebebasan mengutuk langkah tersebut sebagai perompakan ilegal.
Israel mengklaim tindakan itu adalah penegakan, mengutip dokumen yang diduga terkait Hamas yang ditemukan di atas kapal.
Aktivis yang ditahan — termasuk Greta Thunberg — dipindahkan ke pelabuhan Ashdod. Tidak ada laporan cedera.
🎥 Pernyataan Greta Thunberg:
> “Israel akan mencegat kami malam ini — pelanggaran terang-terangan terhadap hukum kemanusiaan dan maritim.
Israel tidak di atas hukum internasional.
Mereka harus bertanggung jawab atas kejahatan perang mereka.
Hentikan genosida.
Akhiri pendudukan.
Bebaskan Palestina 🇵🇸.”
⚠️ Pengorganisir Flotila Gaza juga melaporkan melihat 20 kapal tak dikenal di dekatnya, memperingatkan bahwa lebih banyak penyerbuan mungkin akan terjadi.
Perkembangan ini disebut sebagai “penculikan global”, karena hampir 500 warga dari puluhan negara kini telah ditahan. Insiden ini menimbulkan pertanyaan mendesak tentang hukum internasional, hak asasi manusia, dan akuntabilitas.
#Geopolitics #Gaza #Palestine #HumanRights #Write2Earn #CreatorPad



