Di semua bursa aset kripto termasuk Binance, pengguna memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan akun mereka sendiri. Ketidakhatian yang sederhana dapat mengakibatkan kerugian besar, oleh karena itu, Anda harus memahami dan menerapkan aturan keamanan dasar. Berikut adalah 5 prinsip keamanan utama yang harus diikuti untuk melindungi akun Binance Anda dengan aman.
1. Hanya akses alamat situs web resmi
Situs phishing dibuat dengan sangat cermat sehingga hampir tidak dapat dibedakan dari Binance yang sebenarnya. Halaman login juga terlihat sama, dan sering kali meniru proses verifikasi keamanan. Akibatnya, pengguna dapat secara tidak sadar kehilangan informasi login mereka.
Cara paling aman adalah dengan langsung memasukkan domain resmi Binance yaitu https://www.binance.com atau menandai di browser Anda. Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan, terutama URL yang dikirim melalui email atau aplikasi pesan. Perlu kebiasaan untuk memeriksa dengan teliti apakah domain yang ditampilkan di bilah alamat adalah binance.com.
Apakah Anda ingin mendapatkan diskon biaya di Binance? Daftar ke Binance melalui tautan ini. Anda dapat mendapatkan diskon 20% untuk biaya perdagangan spot.
2. Gunakan kata sandi yang kompleks dan unik.
Jika Anda menggunakan kata sandi yang sederhana atau menggunakan kata sandi yang sama di beberapa situs, ketika informasi satu akun bocor, akun lainnya dapat terpapar risiko seperti domino. Ini sering digunakan dalam peretasan nyata dengan metode yang disebut 'Credential Stuffing'.
Atur kata sandi yang kompleks dengan lebih dari 12 karakter untuk akun Binance Anda. Kombinasikan huruf kapital, huruf kecil, angka, dan karakter khusus, serta hindari informasi mudah seperti nama atau tanggal lahir. Selain itu, disarankan untuk secara rutin mengganti kata sandi dan menggunakan aplikasi manajemen kata sandi untuk menyimpannya dengan aman.
3. Autentikasi dua faktor (2FA) adalah wajib.
Dengan hanya menggunakan kata sandi yang sederhana, Anda tidak dapat melindungi keamanan akun Anda dengan cukup. Karena peretas dapat mengakali dan menyusup, saat ini, autentikasi dua faktor (2FA) menjadi alat pertahanan yang sangat efektif.
Binance mendukung autentikasi dua faktor dengan metode OTP melalui Google Authenticator atau aplikasi Binance sendiri. Pada setiap login, Anda harus memasukkan kode sekali pakai yang dihasilkan oleh aplikasi autentikasi selain kata sandi, sehingga meskipun peretas mengetahui kata sandi, mereka tidak dapat mengakses tanpa autentikasi kedua. Untuk keamanan, disarankan menggunakan autentikasi aplikasi OTP daripada autentikasi SMS.
4. Atur whitelist alamat penarikan.
Binance menyediakan whitelist alamat penarikan sebagai fitur keamanan. Jika fitur ini diaktifkan, penarikan hanya dapat dilakukan ke alamat dompet yang telah terdaftar sebelumnya, dan proses verifikasi diperlukan saat menambahkan alamat baru.
Jika peretas berhasil menyusup ke akun, mereka tidak dapat menarik dana ke alamat yang tidak ada di whitelist, sehingga dapat mencegah kerugian. Terutama jika Anda menyimpan jumlah besar untuk jangka waktu yang lama atau tidak sering menarik, sangat disarankan untuk mengatur fitur ini.
5. Atur kode keamanan email dan pencegahan phishing juga.
Akun email yang terhubung dengan akun Binance juga harus dilindungi dengan baik. Jika peretas mencuri email, mereka dapat menghindari prosedur keamanan seperti reset kata sandi dan persetujuan penarikan. Pastikan untuk menerapkan autentikasi dua faktor pada akun email dan mengelola kata sandi secara terpisah.
Selain itu, Binance menyisipkan 'kode pencegahan phishing' yang diatur oleh pengguna ke semua email resmi. Kode ini adalah frasa unik yang ditetapkan oleh pengguna, dan hanya ditampilkan di email yang dikirim oleh Binance, sehingga sangat membantu dalam membedakan email phishing. Pengaturannya sederhana, dan dapat diterapkan langsung di menu > pengaturan keamanan akun.
