Kampanye phishing yang bergerak cepat telah menyerang lebih dari 700 dompet Tron — termasuk alamat yang memegang jumlah tujuh angka dalam stablecoin — dengan menyamar sebagai FBI dan mendorong korban untuk melakukan pemeriksaan “anti‑pencucian uang” palsu. Cara kerja penipuan - Pelaku menyerang dengan mencetak token yang diberi label dengan nama “FBI” dan mengirimkannya langsung ke dompet Tron. Token tersebut membawa pesan di dalam dompet yang mengklaim bahwa akun penerima sedang diselidiki. - Pesan tersebut mengarahkan pengguna ke situs web eksternal untuk menyelesaikan “pemeriksaan AML,” mengancam pembekuan penuh dana jika mereka tidak mematuhi. - Karena pemberitahuan tiba di dalam dompet pengguna (bukan melalui email atau telepon), itu terlihat tidak biasa otentik — taktik baru yang dirancang untuk mengecoh bahkan pengguna yang hati-hati. Tanggapan dan ruang lingkup resmi - Kantor Lapangan FBI New York mengkonfirmasi penipuan ini pada 19 Maret 2026 melalui X, memperingatkan pengguna untuk tidak mengklik tautan, mengunjungi situs terkait, atau memberikan informasi identitas yang terhubung dengan token. - Data Tronscan menunjukkan bahwa token FBI palsu dibuat sekitar delapan hari sebelum pihak berwenang mengumumkannya dan telah mendarat di 728 dompet pada saat peringatan. - Mengirim token di Tron sangat murah, yang membuatnya praktis bagi penjahat untuk membanjiri ribuan alamat dengan biaya minimal. Tron juga menangani volume besar USDT, sehingga menarik pemegang dengan saldo yang berarti. Konteks: mengapa Tron menjadi target - Tahun lalu, Tether, TRM Labs, dan jaringan Tron berkoordinasi untuk membekukan lebih dari $100 juta dalam aset yang terikat dengan aktivitas ilegal. - Laporan TRM Labs Januari 2026 menandai Tron sebagai kendaraan yang disukai untuk penghindaran sanksi yang terkait dengan Iran. Sebagai tanggapan, TRON DAO telah mengadopsi alat keamanan Blockaid untuk menyaring token berbahaya sebelum pengguna berinteraksi dengan mereka. Gambaran yang lebih besar: meningkatnya penipuan kripto - Laporan Kejahatan Kripto 2026 dari Chainalysis menemukan bahwa penipuan dan penipuan menyedot setidaknya $14 miliar dalam dana on-chain selama 2025, dengan total sebenarnya kemungkinan melebihi $17 miliar. - Serangan penyamaran (kategori di mana penipuan ini jatuh) meningkat sekitar 1.400% tahun ke tahun. - IC3 FBI mencatat kerugian penipuan cryptocurrency sebesar $9,3 miliar untuk 2024 — peningkatan 66% dari 2023. - Laporan juga menunjukkan kerugian phishing tanda tangan melonjak lebih dari 200% pada Januari 2026 dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun jumlah korban menurun — menunjukkan bahwa pelaku berkonsentrasi pada target yang lebih sedikit dan lebih kaya. Apa yang harus dilakukan jika Anda menemui token (atau sudah berinteraksi) - FBI mendesak siapa pun yang telah berinteraksi dengan token atau memberikan informasi untuk mengajukan keluhan di ic3.gov. - Langkah pencegahan umum: jangan mengklik pesan dompet atau tautan eksternal yang mengaku sebagai penegak hukum; jangan pernah memberikan informasi pribadi atau kredensial dompet ke situs pihak ketiga; gunakan alat penyaringan token dan ekstensi keamanan yang terpercaya; pertimbangkan untuk mencabut persetujuan mencurigakan dan memindahkan dana ke penyimpanan yang tepercaya jika Anda mencurigai adanya kompromi. Kampanye ini menyoroti bagaimana pelaku berkembang: alih-alih phishing melalui email, mereka memanfaatkan pesan di dalam dompet dan airdrop token untuk menciptakan kesan otoritas yang salah. Tetap skeptis terhadap notifikasi dompet yang tidak diminta — bahkan ketika mereka mengklaim berasal dari agensi pemerintah — dan laporkan aktivitas mencurigakan ke IC3 dan penyedia pertukaran atau dompet Anda. Baca lebih banyak berita yang dihasilkan AI di: undefined/news