Perusahaan Kripto Coinspeaker Mengumumkan Dana yang Terjebak dalam Penutupan Bank Signature
Beberapa perusahaan kripto, termasuk Paxos, telah mengungkapkan tingkat keterlibatan mereka dengan Signature Bank setelah bank tersebut ditutup oleh Departemen Keuangan.
Setelah minggu yang tidak biasa di mana banyak bank bangkrut, Federal Reserve, Treasury, dan FDC sepakat untuk menutup Signature Bank. Keputusan tersebut diambil bersama untuk mencegah arus keluar deposan lebih lanjut dan mencegah krisis keuangan lebih lanjut.
Menurut pernyataan NYFDS, Signature Bank menimbulkan risiko sistemik. Oleh karena itu, bank tersebut ditutup untuk melindungi ekonomi AS dan mengamankan dana deposan. Sebagai penerima yang ditunjuk, FDIC telah mentransfer semua dana dan aset Signature Bank ke Signature Bridge Bank. Akibatnya, para deposan akan dapat menerima dana apa pun yang mereka miliki di bank tersebut.
Likuiditas Terjebak
Hingga Desember, Signature Bank memiliki total simpanan sebesar $82,6 miliar. Setelah pengumuman tersebut, Paxos mengumumkan bahwa mereka menyimpan $250 juta di bank tersebut. Namun, perusahaan tersebut meyakinkan nasabah bahwa dana tersebut akan dikembalikan karena adanya tindakan perlindungan yang diambil oleh pemerintah.
Demikian pula, Paxos menambahkan bahwa pihaknya memiliki pertanggungan asuransi tambahan untuk jumlah yang melebihi asuransi standar FDIC. Demikian pula, Coinbase mengumumkan bahwa pihaknya memiliki sekitar $240 juta dana perusahaan di Signature Bank, tetapi mengharapkan pemulihan penuh atas semua dananya. Sebuah badan yang mewakili kreditor Celsius yang sekarang sudah tidak ada lagi (Celsius Official Committee of Unsecured Creditors) juga mencatat bahwa sebagian dananya disimpan di Signature Bank.
Perusahaan lain seperti Immutable X, Theta Network, Crypto.com, dan Tether dengan cepat menyatakan tidak terpaparnya mereka pada bank tersebut karena penutupan bank tersebut.
Dampak Penutupan Signature Bank terhadap Ekosistem Kripto
Setelah penutupan bank, BUSD, Circle, dan DAI kehilangan patokan dolar mereka selama akhir pekan. Selain itu, Circle tidak dapat memproses program pencetakan dan penebusannya. Perusahaan tersebut mentransfer dananya ke BNY Mellon dan akan terus melakukan penyelesaian melalui mereka.
Menariknya, Bitcoin dan Ether melonjak hampir 10% setelah Pemerintah Federal mengumumkan akan melakukan intervensi. Pemerintah juga mengumumkan program senilai $25 miliar untuk membantu bank mengatasi kekurangan likuiditas selama periode yang bergejolak. Secara historis, langkah-langkah seperti itu selalu membantu mata uang kripto dan kelas aset spekulatif lainnya. Tampaknya efeknya tidak akan berbeda kali ini.
Berikutnya
Perusahaan Kripto Umumkan Dana yang Terjebak dalam Penutupan Bank Signature
