Mata uang Ethereum (Ethereum / ETH) adalah salah satu mata uang digital yang paling terkenal dan terbesar setelah Bitcoin, tetapi bukan hanya sekadar mata uang, melainkan platform lengkap yang memungkinkan pembuatan dan pengoperasian aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan kontrak pintar (Smart Contracts).
🔹 Definisi Dasar:
Ethereum adalah jaringan blockchain sumber terbuka yang diluncurkan pada tahun 2015 oleh programmer Rusia-Kanada Vitalik Buterin. Mata uang aslinya disebut Ether (Ether / ETH) dan digunakan sebagai alat pembayaran dalam jaringan serta sebagai bahan bakar untuk menjalankan kontrak pintar dan transaksi, yang dikenal sebagai Biaya Gas (Gas Fees).
🔹 Fitur Utama:
1. Kontrak Pintar: Program yang dieksekusi secara otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi (misalnya: jika seseorang membayar sejumlah uang, kepemilikan aset digital akan dialihkan kepadanya tanpa campur tangan pihak ketiga).
2. Aplikasi Terdesentralisasi (DApps): Aplikasi yang beroperasi di blockchain tanpa memerlukan perusahaan perantara.
3. Pembiayaan Terdesentralisasi (DeFi): Sebagian besar proyek DeFi dibangun di atas jaringan Ethereum.
4. Token yang Tidak Dapat Dipertukarkan (NFTs): Ethereum adalah infrastruktur paling terkenal untuk meluncurkan dan menjual NFTs.
5. Peralihan ke Bukti Kepemilikan (Proof of Stake): Setelah pembaruan The Merge pada tahun 2022, Ethereum beralih dari sistem penambangan (Proof of Work) ke sistem bukti kepemilikan, yang secara signifikan mengurangi konsumsi energi.
🔹 Penggunaan:
Alat pembayaran digital seperti mata uang kripto lainnya.
Investasi dan penyimpanan nilai.
Membangun proyek di blockchain (DeFi, NFTs, permainan blockchain...).