Dari 30 ribu hingga 80 juta: Pelajaran 8 tahun di dunia cryptocurrency
Pada tahun 2017, saya hanya memiliki 30 ribu. Sementara yang lain berinvestasi, menabung di bank, saya melangkah ke dunia cryptocurrency.
8 tahun kemudian, aset saya mencapai 80 juta. Satu pelajaran yang saya dapatkan: dalam trading cryptocurrency, yang dipertaruhkan bukanlah keberuntungan, tetapi manajemen modal + mengikuti tren.
📌 Aturan besi saya:
Manajemen modal: selalu 5 bagian, hanya ambil 1 bagian untuk trading. Rugi 10% harus stop loss, tidak bertele-tele.
Ikuti tren: jangan berfantasi tentang membeli di dasar, kesempatan yang sebenarnya selalu ada dalam retracement tren naik.
Hindari koin berisiko: hindari koin yang melonjak tajam, lebih baik sedikit untung daripada terkena pemotongan.
Penggunaan MACD: Golden cross di bawah garis 0 → titik beli; Death cross di atas garis 0 → kurangi posisi.
Prinsip averaging down: jangan pernah menambah posisi yang rugi! Hanya tambahkan posisi saat profit.
Volume trading: breakout pada posisi rendah + peningkatan volume sering kali merupakan kesempatan besar.
Tren moving average: garis harian, 30, 84, 120 hari, mana yang menunjuk ke atas, itu adalah sinyal.
⚔️ Dunia cryptocurrency itu keras, tetapi tren selalu ada. Apakah bisa menghasilkan uang, tergantung pada seberapa baik Anda bisa mengendalikan tangan, bertahan, dan menangkap momentum.
💬 Ringkasan kutipan:
“Trading cryptocurrency bukan tentang siapa yang berlari paling cepat, tetapi tentang siapa yang bisa bertahan.”
👇 Bagaimana dengan Anda? Saat memasuki dunia ini, berapa banyak modal yang Anda miliki?
Pada tahun 2017, saya hanya memiliki 30 ribu. Sementara yang lain berinvestasi, menabung di bank, saya melangkah ke dunia cryptocurrency.
8 tahun kemudian, aset saya mencapai 80 juta. Satu pelajaran yang saya dapatkan: dalam trading cryptocurrency, yang dipertaruhkan bukanlah keberuntungan, tetapi manajemen modal + mengikuti tren.
📌 Aturan besi saya:
Manajemen modal: selalu 5 bagian, hanya ambil 1 bagian untuk trading. Rugi 10% harus stop loss, tidak bertele-tele.
Ikuti tren: jangan berfantasi tentang membeli di dasar, kesempatan yang sebenarnya selalu ada dalam retracement tren naik.
Hindari koin berisiko: hindari koin yang melonjak tajam, lebih baik sedikit untung daripada terkena pemotongan.
Penggunaan MACD: Golden cross di bawah garis 0 → titik beli; Death cross di atas garis 0 → kurangi posisi.
Prinsip averaging down: jangan pernah menambah posisi yang rugi! Hanya tambahkan posisi saat profit.
Volume trading: breakout pada posisi rendah + peningkatan volume sering kali merupakan kesempatan besar.
Tren moving average: garis harian, 30, 84, 120 hari, mana yang menunjuk ke atas, itu adalah sinyal.
⚔️ Dunia cryptocurrency itu keras, tetapi tren selalu ada. Apakah bisa menghasilkan uang, tergantung pada seberapa baik Anda bisa mengendalikan tangan, bertahan, dan menangkap momentum.
💬 Ringkasan kutipan:
“Trading cryptocurrency bukan tentang siapa yang berlari paling cepat, tetapi tentang siapa yang bisa bertahan.”
👇 Bagaimana dengan Anda? Saat memasuki dunia ini, berapa banyak modal yang Anda miliki?
