Ini adalah sebuah refleksi perdagangan: bagaimana saya hampir saja dihabisi oleh $WLFI .🤡

Ringkasan:
Sebenarnya saya sudah profit, dan sudah mengambil keuntungan, saya bahkan mengirim tiga pengingat di plaza untuk memberitahu semua orang "jangan serakah! Ambil keuntungan jika perlu". Lalu apa yang terjadi? Saya sendiri yang merusak aturan tersebut.

Kesalahan yang saya buat adalah kesalahan yang paling saya benci: serakah.

Ya, saya memang menjual sedikit secara bertahap, tetapi tidak menjual di $0.39. Hanya satu tindakan ini, langsung merugikan.

Saat harga turun, saya tidak memotong kerugian, malah menambah posisi.
Para penggemar lebih pintar dari saya: mereka sudah pergi lebih awal, dan tidak sembarangan menambah posisi.

Anda semua sudah melihat pergerakan selanjutnya — jatuh bebas, sama sekali tidak bisa dihentikan.

Di mana letak kesalahan saya?
- Keserakahan mengalahkan disiplin: saya hidup menjadi jenis trader yang paling saya benci.

- Percaya diri yang buta: mengira setelah bertahun-tahun berdagang bisa otomatis disiplin. Salah! Bersantai sejenak, pasar langsung menamparmu.

- Krisis eksekusi: Di mulut berkata "selalu ambil keuntungan secara bertahap", tetapi tindakan malah sangat tidak konsisten.

Yang paling ironis adalah, baru saja saya menulis "keserakahan adalah salah satu dari tujuh dosa besar", saya malah terjun ke dalam jebakan sendiri.

Perdagangan ini, seperti berhenti merokok: selalu merasa sudah tidak kecanduan, begitu bersantai, langsung kembali ke titik awal.

Setelah refleksi:
- Kontrak — sudah berantakan
- Spot — saya masih dalam perjalanan

Saya akan terus berdagang $WLFI .
Saya masih percaya pada koin ini dan mekanisme USD1.

Ini bukan pernyataan emosional. Di artikel berikutnya, saya akan menjelaskan logika di baliknya.