Harga Emas Diprediksi Naik — Bank-Bank Besar Meramalkan Optimis 2026

Prospek emas untuk 2026 tetap sangat optimis, dengan banyak perkiraan institusional yang menunjukkan harga lebih tinggi yang didorong oleh risiko geo-ekonomi, pembelian bank sentral, USD yang lebih lemah, dan permintaan tempat aman yang terus berlanjut. Konsensus dari bank-bank besar sekarang menyarankan bahwa emas bisa rata-rata jauh di atas level saat ini dan mendorong menuju harga lima angka di tengah per ons pada akhir tahun.

👉 JPMorgan memperkirakan emas rata-rata sekitar $5,055/oz pada akhir 2026, didukung oleh pembelian bank sentral yang kuat dan diversifikasi investor.

👉 Goldman Sachs menaikkan targetnya menjadi sekitar $4,900/oz, mencerminkan aliran ETF dan aliran tempat aman di tengah ketidakpastian yang terus-menerus.

👉 Deutsche Bank & SocGen bahkan memproyeksikan $6,000/oz atau lebih tinggi, menyatakan bahwa permintaan investasi yang terus berlanjut dapat mendorong harga menuju puncak historis.

👉 Analisis WGC menunjukkan potensi kenaikan harga 15–30% pada 2026, mengutip posisi aset yang lebih aman dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed.

Penggerak pasar termasuk imbal hasil riil yang lebih rendah, dolar yang lebih lemah, dan ketegangan geopolitik, yang secara tradisional menguntungkan emas sebagai lindung nilai terhadap risiko makro. Bahkan skenario konservatif menjaga harga tetap tinggi dibandingkan dengan sejarah terbaru — menyoroti ketahanan emas baik sebagai penyimpan nilai maupun aset portofolio strategis.

#GOLD #XAU #BinanceSquare