Presiden terpilih Nigeria Bola Tinubu baru-baru ini merilis sebuah manifesto yang, jika diberlakukan, akan memungkinkan penggunaan teknologi blockchain dan mata uang kripto di sektor perbankan dan keuangan negara tersebut.
Manifesto tersebut menyarankan peninjauan kembali peraturan Komisi Pertukaran Keamanan (SEC) yang ada mengenai aset digital agar lebih ramah bisnis. Peraturan baru ini memberikan kerangka kerja untuk mengatur aset digital seperti mata uang kripto dan token digital lainnya di Nigeria.
Peraturan yang disarankan akan mengharuskan perusahaan aset digital untuk mendaftar ke SEC dan mengamanatkan bahwa semua penawaran dan investasi aset digital mematuhi peraturan SEC.
Dalam manifestonya, Tinubu mengatakan: “Kami akan mereformasi kebijakan untuk mendorong penggunaan teknologi blockchain secara bijaksana di perbankan dan keuangan, manajemen identitas, pengumpulan pendapatan, dan penggunaan aset kripto. Kami akan membentuk komite penasihat untuk meninjau peraturan SEC tentang aset digital untuk menciptakan kerangka peraturan yang lebih efisien dan ramah bisnis.”
Beberapa penggemar mata uang kripto mengkritik peraturan yang ada karena kurangnya ketentuan yang memungkinkan pengguna kripto melakukan transaksi dengan bank lokal mereka.
Peraturan SEC yang ada tentang kripto di Nigeria sebenarnya tidak mengizinkan pengguna kripto melakukan transaksi dengan bank.
— Putra Timotius (@ObiUcheUzoije) 7 Maret 2023
Makalah yang diterbitkan juga sejalan dengan eNaira milik Bank Sentral Nigeria (CBN) – mata uang digital bank sentral negara tersebut – dan berencana untuk memperluas adopsi koin tersebut, yang belum memenuhi harapan.
Pemerintah berharap usulan reformasi peraturan SEC akan membantu menarik lebih banyak investor di sektor digital dan ekonomi serta merangsang pertumbuhan ekonomi.
Tinubu berkata, “Kami juga akan mendorong CBN untuk memperluas penggunaan mata uang digital kami, eNaira.”
Peluncuran manifesto tersebut bertepatan dengan meningkatnya minat masyarakat Nigeria terhadap aset kripto, karena data pencarian Google menunjukkan minat yang kuat terhadap stablecoin.
Ketertarikan masyarakat Nigeria terhadap kripto tercermin dalam posisi CBN yang lebih lunak terhadap stablecoin. Bank apex baru-baru ini menerbitkan laporan penelitian berjudul “Visi Sistem Pembayaran Nigeria 2025” yang mengeksplorasi pembuatan kerangka kerja baru untuk memperkenalkan stablecoin di Nigeria.
