
Halo para pembaca, saya adalah Dukun Koin.
Beberapa hari ini, keramaian KTT AIBC di Dubai belum reda, berbagai penandatanganan dan data mencolok di lokasi acara memang membuat orang terpesona. Namun di balik kemewahan ini, saya mengamati sebuah pertempuran yang benar-benar menentukan hidup dan mati peta RWA (tokenisasi aset fisik) tahun 2026. Ini bukan sekadar permainan kecil, tetapi dua kekuatan, MANTRA ($OM) dan Vanar ($VANRY ), sedang bertarung dekat untuk menentukan 'siapa yang merupakan pemimpin RWA di Timur Tengah'.
Sebagai seorang trader sisi kiri dan penganut investasi nilai, saya terbiasa melihat esensi tanpa emosi. Pertempuran ini adalah tentang 'keuntungan awal' dan 'kecerdasan predator'.
1. MANTRA ($OM): Memegang "surat ujian" sebagai pemilik awal
Ketika membicarakan RWA, tidak bisa tidak menyebut $OM yang sedang menjadi sorotan. Saya akan membantu semua orang memahami garis waktu: OM baru saja mendapatkan pengakuan dari Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai (VARA) pada 29 Januari tahun ini, dan kemudian pada 10 Februari resmi meluncurkan produk RWA pertama mereka "PYSE Green Velocity 1" di Dubai.
Ini adalah langkah yang sangat tepat. Melalui tokenisasi pendapatan armada kendaraan listrik, OM telah membuktikan kepada pasar bahwa mereka tidak hanya sekadar menulis white paper, tetapi "aset nyata, pencatatan nyata, kepatuhan nyata". Jangan lupa, pihak resmi telah menetapkan untuk melakukan pembaruan jaringan dan pemecahan token pada 2 Maret (rasio 1:4). Kombinasi "mendarat terlebih dahulu, lalu memecah" ini memiliki tujuan yang sangat jelas: memanfaatkan keunggulan pelopor untuk dengan cepat menguasai bagian aset properti dan energi hijau di Timur Tengah selama periode jendela regulasi baru.
Dalam dunia OM, kepatuhan adalah "indikator keras". Mereka mengikuti jalur lisensi yang sah, bergantung pada pengikatan yang dalam dengan raksasa real estat Dubai, DAMAC, dan kekuatan lainnya. Bagi dana yang mengejar kepemilikan yang jelas dan meminimalkan risiko, OM adalah benteng pelopor yang paling terlihat dan dapat dijangkau saat ini.
2. Vanar ($VANRY): "Petugas pajak sistem" yang memanfaatkan kekuatan orang lain
Jika OM seperti membangun sebuah pusat perbelanjaan keuangan yang sangat ketat, maka Vanar seperti sedang mengembangkan "sistem penyelesaian cerdas tanpa manusia" yang diperlukan untuk pusat perbelanjaan tersebut.
Saya perhatikan, Vanar juga mengeluarkan berita besar pada 10 Februari di Dubai: secara resmi beraliansi dengan Emirates Digital Wallet (EDW) dan sistem klip di baliknya. Langkah ini sangat cerdik, mereka tidak berniat bersaing dengan OM siapa yang lebih cepat mendapatkan lisensi, tetapi langsung "meminjam kepatuhan".
EDW adalah infrastruktur pembayaran dan identitas tingkat nasional di UEA. Melalui koneksi ini, Vanar telah mengubah dirinya menjadi lapisan teknologi yang diakui secara resmi. Niat strategisnya sangat kejam: mereka tidak ingin menjadi penerbit, tetapi ingin menjadi "otak" bagi penerbit.
Dalam rencana Vanar untuk 2026, agen AI (AI Agent) bukanlah mainan untuk ritel, melainkan "alat penghemat biaya" untuk penerbit aset. Biaya operasional yang paling menyusahkan bagi penerbit, pembagian keuntungan lintas batas, dan pemantauan kepatuhan dinamis, semuanya diserahkan kepada pemrosesan AI Vanar. Strategi "menyerah tanpa bertempur" ini memungkinkan Vanar untuk dengan lincah membagi bagian RWA yang masih berjuang di rantai tradisional.
3. Kebenaran bisnis: dividen saat ini dan panen di masa depan
Banyak pembaca yang mungkin bertanya: Lalu, siapa yang akan menjadi yang terdepan?
Dalam skala paruh pertama tahun 2026, OM menang dalam "pengalaman fisik". Lisensinya nyata, asetnya nyata, dan pemecahan pada bulan Maret adalah keuntungan yang terlihat di depan mata. Pelopor dapat makan dengan kenyang terlebih dahulu dan menguasai wilayahnya, inilah benteng pertahanannya.
Namun, ancaman Vanar terletak pada "skala". Dengan segera memasuki ekosistem Base, mereka sedang berusaha membangun standar AI RWA lintas rantai. Mereka sedang menunggu satu titik singularitas: ketika aset RWA di pasar sudah terlalu banyak untuk dikelola secara manual, semua penerbit (termasuk mitra OM) harus membayar "pajak teknologi" untuk memanggil otak cerdas Vanar.
Kesimpulan saya:
Dalam investasi RWA, kita tidak harus memilih antara dua. OM menawarkan "kepercayaan dan kepemimpinan", sementara Vanar menawarkan "efisiensi dan pemungutan pajak". Ketika semua orang masih berdiskusi tentang apakah AI berguna atau tidak, kedua kekuatan besar ini telah menancapkan bendera nilai mereka masing-masing untuk tahun 2026 di gurun Dubai. Bagi kita yang menghargai esensi bisnis, memahami permainan antara "pemilik" dan "petugas pajak" ini adalah kunci untuk menjaga ketenangan dalam fluktuasi yang akan datang.
#Vanar $VANRY @Vanarchain #mantra #om #RWA #payfi

