Apa yang Kami Lihat Saat Ini

Per Februari 2026, suasana pasar kripto telah beralih secara tegas ke wilayah risiko:

Harga Bitcoin telah turun tajam dari puncak akhir 2025, merosot di bawah level support kunci sekitar $66.000–$70.000 setelah kehilangan hampir setengah dari nilai puncaknya. Peringatan analis terbaru bahkan menyoroti potensi penurunan lebih dalam menuju $31.000 jika dinamika bearish terus berlanjut.

Ethereum, yang pernah diperdagangkan jauh di atas $3.000, kini berjuang dengan tekanan penurunan yang diperbarui sekitar $1.900–$2.000.

XRP juga berada di bawah tekanan, dengan harga jatuh di bawah $2 dan komentar pasar yang luas menggambarkan potensi penurunan lebih lanjut.

Penjualan yang terus menerus ini, di seluruh mayor dan altcoin, mencerminkan elemen-elemen yang biasanya diasosiasikan dengan musim dingin crypto. Investor melihat partisipasi yang berkurang, likuiditas yang lebih lemah, dan ketakutan yang meningkat, faktor-faktor yang melampaui koreksi pasar yang normal.

Mengapa Penurunan Ini Terasa Seperti Musim Dingin Crypto

Musim dingin crypto biasanya didefinisikan sebagai periode yang berkepanjangan dari harga yang menurun atau stagnan dikombinasikan dengan aktivitas pasar yang berkurang dan antusiasme investor yang rendah. Beberapa kekuatan yang saling terkait sedang berperan:

1. Kondisi Makro & Selera Risiko

Aset berisiko yang lebih luas telah mundur, dan selera untuk investasi spekulatif seperti crypto telah memudar saat investor beralih ke tempat berlindung yang aman secara tradisional.

Ketidakpastian makro yang terus berlanjut terutama seputar suku bunga dan pertumbuhan global memberikan tekanan pada aset berisiko.

2. Dinamika Aliran ETF dan Institusi

Bertentangan dengan lonjakan keterlibatan institusional pada tahun 2025, data terbaru menunjukkan:

Aliran keluar dari ETF Bitcoin dan Ethereum telah melebihi aliran masuk pada awal 2026, menandakan investor tradisional menarik modal dari paparan crypto.

Beberapa analis berpendapat bahwa permintaan institusional telah menjadi selektif dan fokus pada beberapa aset besar seperti BTC/ $ETH daripada dukungan pasar yang lebih luas yang dapat menguras likuiditas yang lebih luas.

Peralihan ini dari ketakutan kehilangan (FOMO) yang mendorong modal telah berkontribusi pada struktur harga yang melemah.

3. Tekanan Teknis dan Sentimen

Level dukungan teknis kunci di Bitcoin dan Ethereum telah terobosan, mendorong cascades stop-loss dan likuidasi lebih lanjut.

Indikator sentimen pasar seperti Indeks Ketakutan & Keserakahan menunjukkan ketakutan yang ekstrem, sering kali menjadi ciri khas dari kelesuan pasar yang berkepanjangan.

Likuiditas yang lebih tipis membuat harga lebih sensitif terhadap berita negatif dan memperburuk volatilitas, juga konsisten dengan fase penurunan yang berkepanjangan.

4. Hambatan Regulator dan Struktural

Pengetatan regulasi di seluruh pasar utama juga telah memainkan peran:

Tindakan penegakan hukum, tekanan kepatuhan, dan kerangka kerja yang tidak jelas untuk aset kunci telah meredam kepercayaan ritel dan institusi.

Partisipasi pasar yang lebih luas telah terpengaruh karena platform menghadapi pengawasan yang lebih ketat dan operasi menjadi lebih terbatas.

Apakah Ini Hanya Koreksi atau Musim Dingin Crypto yang Sebenarnya?

Banyak analis setuju bahwa pasar crypto sedang berada di tahap awal musim dingin crypto baru atau di ambang memasuki satu. Ini didorong oleh penurunan harga yang terus berlanjut di seluruh cryptocurrency utama, likuiditas yang berkurang di antara investor ritel dan institusi, meningkatnya tekanan makroekonomi, dan keruntuhan teknis yang memperkuat momentum penjualan. Apa yang membuat penurunan ini terasa sangat parah adalah bahwa setiap pemulihan sejauh ini telah singkat dan lemah, menunjukkan bahwa pasar masih kurang kepercayaan atau momentum yang diperlukan untuk menjalani tren bull yang berkelanjutan.

Apa yang Akan Datang Selanjutnya?

Musim dingin crypto tidak pernah berlangsung singkat. Sebuah perubahan arah yang potensial kemungkinan akan memerlukan faktor-faktor seperti aliran institusional yang diperbarui untuk memulihkan likuiditas, kerangka regulasi yang lebih jelas untuk mengurangi ketidakpastian, dan katalis makroekonomi seperti pemotongan suku bunga atau data pertumbuhan yang lebih kuat yang meningkatkan selera risiko. Sampai kondisi-kondisi ini muncul, kepercayaan pasar kemungkinan akan tetap rendah, membuat fase saat ini terasa lebih seperti penurunan berkepanjangan daripada koreksi sementara.

Sebagai kesimpulan

Bukti yang ada sangat menunjukkan bahwa pasar crypto sedang mengalami musim dingin crypto baru pada awal 2026, sebuah fase yang ditandai oleh harga yang melemah, likuiditas yang tipis, investor yang berhati-hati, dan hambatan makro yang menekan keyakinan di seluruh Bitcoin, Ethereum, $XRP , dan pasar yang lebih luas.

Apakah musim dingin ini akan semakin dalam atau membuka jalan untuk langkah berikutnya tergantung pada campuran kompleks aliran modal institusional, kejelasan regulasi, pergeseran makroekonomi, dan faktor minat ritel/institusi yang diperbarui yang akan mendefinisikan trajektori pasar sepanjang 2026.

#CZAMAonBinanceSquare