Dunia kripto tidak membutuhkan rantai publik ke-100, tetapi membutuhkan kerajaan hiburan "pilihan Google" pertama—Vanar (VANRY)
Di pasar yang dibanjiri dengan euforia Meme dan persaingan Layer 2 ini, banyak investor merasa bingung: proyek seperti apa yang dapat melewati bull dan bear market, dan benar-benar terwujud?
Jawabannya sebenarnya sangat sederhana: lihat siapa yang dapat membawa raksasa Web2 dan pengguna ke Web3.
Inilah logika inti yang membuat saya optimis terhadap Vanar Chain (VANRY). Ini bukan tentang membangun gedung di udara, tetapi tentang membangun jalan di tanah yang kokoh.
1. Menolak "rantai down", Google Cloud mendukung secara langsung
Banyak rantai publik yang membanggakan TPS, tetapi saat periode puncak tiba, mereka macet bahkan mengalami downtime. Vanar langsung menyerang dari sudut yang berbeda, ini adalah salah satu dari sedikit Layer 1 rantai publik yang mencapai kerjasama strategis mendalam dengan Google Cloud.
Ini bukan sekadar "menggunakan layanan cloud", tetapi Google Cloud memasukkan Vanar ke dalam mitra infrastruktur Web3-nya. Ini berarti Vanar memiliki tingkat keamanan, stabilitas, dan latensi yang sangat rendah tingkat perusahaan. Untuk game rantai 3A di masa depan dan perdagangan frekuensi tinggi, ini adalah kekuatan dasar yang paling kuat.
2. Menargetkan pasar bernilai triliunan: hiburan dan metaverse
Vanar tidak masuk ke dalam pasar DeFi yang ramai, melainkan menggali lebih dalam ke hiburan (Entertainment).
Inti ekosistemnya Virtua sudah menjadi pemimpin dalam bidang metaverse, memiliki sumber daya IP setara Hollywood. Visi Vanar adalah menjadi infrastruktur dasar yang universal untuk NFT, game, AI, dan metaverse. Yang ingin dilakukannya adalah membuat pengguna biasa yang bermain "Fortnite" dan menonton Netflix secara tidak sadar menggunakan teknologi blockchain.
3. Kesenjangan nilai, bersiap untuk meluncur
Dibandingkan dengan rantai publik yang sering memiliki nilai pasar puluhan miliar dolar, VANRY saat ini masih dalam fase penemuan nilai. Dengan penyempurnaan ekosistem mainnetnya dan peluncuran modul AI, proyek "berorientasi pada tindakan" ini sering kali akan meledak dengan potensi luar biasa saat pasar kembali rasional.
Kesimpulan:
Masa depan Web3 milik mereka yang benar-benar melakukan pekerjaan nyata "tentara reguler". Vanar memegang teknologi Google di tangan kiri, dan arus industri hiburan di tangan kanan, sangat mungkin menjadi kunci utama untuk memulai Mass Adoption (adopsi massal) pada tahun 2026.
