Gedung Putih telah melakukan penyesuaian terhadap lembar fakta mengenai perjanjian perdagangan AS-India, khususnya menghapus referensi terhadap kacang-kacangan dan mengubah bahasa yang berkaitan dengan layanan digital. Bloomberg memposting di X, menyoroti perubahan ini sebagai bagian dari diskusi diplomatik dan perdagangan yang sedang berlangsung antara kedua negara. Revisi ini datang di tengah upaya untuk memperkuat hubungan ekonomi dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan. Lembar fakta yang diperbarui mencerminkan pergeseran fokus menuju kerjasama ekonomi yang lebih luas dan perdagangan digital, sejalan dengan tren perdagangan global saat ini. Modifikasi ini menekankan pentingnya menyesuaikan perjanjian perdagangan dengan kondisi pasar yang berkembang dan kemajuan teknologi. Tindakan Gedung Putih dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan hubungan bilateral dan mendorong pertumbuhan ekonomi bersama.