Dalam situasi di mana banyak koin sampah 'mengalir darah', dan investasi bernilai dipandang sebagai lelucon, bisa bertahan hidup adalah kemampuan, berani memulai dari awal adalah ketegasan.
Ketika sebagian besar proyek masih bergantung pada menjual udara dan menggambar rencana besar untuk bertahan hidup, melihat likuiditas mengering, Vanar justru melakukan sebaliknya, menyelesaikan 'pergantian darah' yang sangat menyeluruh di saat pasar paling panik.
Ini tidak lagi mencoba menjahit dan memperbaiki narasi lama yang sudah runtuh, tetapi langsung melompati reruntuhan metaverse, dan mengikat diri pada arsitektur dasar era AI.
Dalam artikel ini, kita tidak akan membahas sentimentalitas yang kosong, hanya membongkar mengapa Vanar dapat menyelesaikan pertempuran teknologi di tengah gelombang pergeseran ke nol.
Satu, Penurunan Dimensi: Protokol V23 dan Revolusi Efisiensi Soroban
Sekarang, 90% koin sampah di pasar menjadi nol karena mereka sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk menangani bisnis yang kompleks, selain mencetak koin. Vanar menyadari hal ini, sehingga meluncurkan Protokol V23.
Jika kita membandingkan blockchain tradisional dengan 'jalan desa' yang penuh tambalan dan bisa mati kapan saja, maka Protokol V23 adalah seperti membangun 'jembatan besar' yang langsung. Ini memperkenalkan kontrak pintar Soroban, bukan hanya untuk kecepatan, tetapi juga untuk menurunkan ambang batas.
• Penjelasan sederhana: Dulu para pengembang ingin menulis aplikasi AI, terhambat oleh efisiensi eksekusi blockchain, seperti menarik muatan berat di tanah berlumpur; sekarang dengan Soroban, seperti mengganti mesin mobil dengan mesin V8, kecepatan penyebaran dan biaya operasional telah mencapai tingkat komersial. Inilah yang menjadi benteng agar proyek tidak tereliminasi oleh zaman.
Dua, Dual Core Inti: Neutron dan Kayon, benar-benar menyelesaikan masalah AI.
Di dunia cryptocurrency saat ini, era di mana hanya dengan menempelkan nama AI bisa membuat harga naik sudah berlalu, pasar ingin melihat barang nyata. Vanar telah menghadirkan dua solusi teknis yang nyata:
1. Neutron (Neutron): 'Paket kompresi super' data.
Penyimpanan blockchain sangat mahal, dan data AI sangat beragam, ini adalah musuh bebuyutan. Teknologi Neutron dapat mengompresi data model AI yang besar hingga ratusan kali, mengubahnya menjadi 'benih data' yang disimpan di blockchain. Ini berarti bahwa ke depannya, penasihat hukum AI Anda, model gambar AI, tidak lagi disimpan di server terpusat yang bisa ditutup kapan saja, tetapi benar-benar hidup di blockchain, dapat dipanggil kapan saja dan tidak akan hilang.
2. Kayon (Penalaran di Blockchain): Menolak 'operasi kotak hitam'.
Banyak proyek AI sebenarnya adalah 'AI palsu', perhitungan dilakukan di belakang layar, hasilnya diumumkan di blockchain. Kayon telah mewujudkan 'penalaran di blockchain' yang nyata.
Ini membuat setiap langkah logika perhitungan AI diselesaikan di node terdistribusi. Tidak dapat diubah, logika transparan, ini menyelesaikan krisis kepercayaan yang paling inti di era AI—'Bagaimana saya tahu hasil AI ini tidak dimanipulasi?'
Tiga, Logika Dukungan Raksasa: Apa yang Dilihat NVIDIA dan Google?
Jangan menganggap Vanar yang terhubung dengan NVIDIA dan Google sebagai sekadar 'memanfaatkan momen', perusahaan besar tidak memberikan dukungan untuk proyek yang tidak berguna.
• NVIDIA (Akselerasi CUDA): Vanar mengakses CUDA, pada dasarnya meminjam 'api' untuk pengembang AI di blockchain. Ini memungkinkan kontrak pintar untuk langsung memanfaatkan kekuatan GPU terkuat di dunia, menyelesaikan masalah produktivitas yang paling kurang di proyek Web3.
• Google (Node Google Cloud): Google sebagai node verifikasi memberikan stabilitas 'level perusahaan besar'. Di saat banyak koin sampah sering terputus dan mati, dukungan fisik dasar ini adalah kekuatan yang sebenarnya.
Jangan menjual sekop, tetapi buatlah ekskavator otomatis.
Dalam gelombang pergeseran ke nol ini, tindakan Vanar memberikan contoh bagi semua proyek: lebih baik memperbaiki fondasi sebelum angin perubahan datang daripada menunggu mati dalam narasi lama.
Ini tidak lagi hanya memberikan pemain game dunia virtual, tetapi berusaha membangun 'sistem operasi dasar' yang dapat menjalankan, menyimpan, dan menghitung AI dengan baik.
Ketika perasaan panik di pasar mereda, yang bisa tetap di meja adalah bukan yang tercepat berlari, tetapi yang paling meratakan jalan. Vanar kali ini 'lahir kembali', bertaruh pada kebutuhan teknologi yang mendesak di dekade berikutnya.

