Indikator SMA sudah ada sejak lama. Singkatan ini diartikan sebagai Simple moving average, yang dalam terjemahan berarti rata-rata bergerak sederhana. Mulai populer pada tahun 1960-an, ketika sebenarnya ditemukan. Penyebarannya berkat upaya Richard Donchian dan James Hurst. Yang pertama adalah pendiri strategi mengikuti tren, sementara yang kedua mengabdikan seluruh hidupnya untuk mempelajari pergerakan siklis harga di pasar keuangan global.

SMA – Simple Moving Average (rata-rata bergerak sederhana) adalah indikator berbasis tren dan menunjukkan nilai rata-rata aritmetika harga pada periode waktu yang dipilih. Misalnya, SMA 20 hari menunjukkan nilai rata-rata harga pada dua puluh periode terakhir, termasuk periode saat ini. Moving average menghilangkan semua fluktuasi dan dalam bentuk sederhana menunjukkan dominasi sentimen di pasar.

Moving average juga sering menjadi bagian dari indikator yang lebih kompleks dan merupakan indikator yang paling sering digunakan dalam analisis teknikal. Saat menghitung moving average, dilakukan penghitungan rata-rata matematis harga instrumen selama periode tertentu. Seiring perubahan harga, nilai rata-ratanya akan naik atau turun.

Saat melakukan analisis teknikal, moving average ini dapat berfungsi sebagai garis resistance atau garis support. Indikator ini termasuk indikator yang bersifat lagging (tertinggal), sehingga membantu menghindari tindakan tergesa-gesa dan tidak dipikirkan.

Sekarang mari kita bahas sinyal yang diberikan oleh indikator ini.
Moving average tidak memprediksi perubahan tren, melainkan hanya memberi sinyal tentang tren yang sudah muncul. Karena moving average merupakan indikator yang mengikuti tren (lagging), maka sebaiknya digunakan pada periode saat tren sedang berlangsung; ketika tidak ada tren, indikator ini menjadi sama sekali tidak efektif. Jadi, sebelum menggunakan indikator ini, perlu dilakukan analisis terpisah tentang sifat-tren dari pasangan mata uang tersebut.

Dalam bentuk yang paling sederhana, terdapat beberapa cara menggunakan moving average:

1. Menentukan arah perdagangan menggunakan moving average (rata-rata bergerak). Jika moving average mengarah ke atas, lakukan pembelian; jika mengarah ke bawah—lakukan penjualan. Namun, titik masuk dan keluar dari pasar ditentukan berdasarkan metode lain (termasuk juga menggunakan moving average yang lebih cepat).

2. Pembalikan moving average dari bawah ke atas dengan kemiringan positif dari grafik harga itu sendiri dianggap sebagai sinyal untuk membeli. Pembalikan moving average dari atas ke bawah dengan kemiringan negatif dari grafik harga itu sendiri dianggap sebagai sinyal untuk menjual.

3. Persilangan moving average dengan periode lebih panjang di atas moving average dengan periode lebih pendek dari bawah ke atas dianggap sebagai sinyal untuk membeli, dan sebaliknya.

4. Moving average dengan parameter bulat (50, 100, 200) atau dengan periode yang lebih besar dapat dipertimbangkan sebagai level dinamis untuk support dan resistance.

5. Berdasarkan arah moving average atau gabungannya, ditentukan arah tren saat ini (disarankan untuk menentukan pada berbagai time frame untuk setiap instrumen, sehingga mendapatkan gambaran yang lebih luas: tren jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang).

6. Saat terdapat momen dengan perbedaan terbesar antara dua moving average dengan parameter berbeda, hal itu dipahami sebagai sinyal kemungkinan perubahan tren atau koreksi.

Kekurangan indikator Moving Average:

1. Keterlambatan saat masuk ke dalam tren dan saat keluar dari tren, biasanya sangat besar, sehingga pada sebagian besar kasus sebagian besar pergerakan tren akan hilang. Memperkecil periode perhitungan rata-rata memungkinkan masuk lebih awal, tetapi menyebabkan peningkatan jumlah sinyal palsu.
2. Pada tren samping (sideways/flat), moving average menghasilkan banyak sinyal palsu dan menyebabkan kerugian. Trader yang menggunakan simple moving average tidak dapat melewatkan sinyal-sinyal ini, karena setiap sinyal adalah sinyal potensial untuk masuk.
3. Saat harga yang dimasukkan ke perhitungan berbeda dari level harga di pasar, moving average berubah secara signifikan. Ketika harga ini keluar dari perhitungan moving average, perubahan besar terjadi untuk kedua kalinya.

Namun perlu diingat bahwa semua indikator dan sistem trading membutuhkan penggunaan dan pengaturan yang benar. Oleh karena itu, sebelum menerapkan ide apa pun dalam trading pada akun riil, sangat disarankan untuk melakukan pengujian pada data historis.

#SuccinctLabs @Succinct