#BTC #ETH #xrp
Pasar dalam Penurunan: BTC, ETH & XRP Di Bawah Tekanan

Bitcoin telah merosot hampir 1,9%, turun menjadi sekitar $111,119, kehilangan pijakan dari kenaikan sebelumnya di atas $124,000 yang didorong oleh harapan pemotongan suku bunga. Penurunan ini sebagian besar berasal dari meningkatnya skeptisisme investor mengenai bantuan suku bunga yang akan segera datang, di tengah tekanan politik pada Federal Reserve dan hambatan hukum yang membayangi pandangan kebijakannya.

Ethereum juga mengalami kemunduran, turun sekitar 2,9%, sementara XRP jatuh 3,6%, menggambarkan penarikan yang luas di antara aset digital utama.

Analis memperingatkan tentang kemungkinan “penetapan harga yang ganas”, dengan kejatuhan harga yang terpicu oleh ketidakpastian Fed yang meningkat yang telah mengguncang pasar kripto.

Lebih memperburuk volatilitas adalah kedatangan kedaluwarsa opsi untuk Bitcoin dan Ethereum, dengan lebih dari $10 miliar dalam kontrak yang akan kedaluwarsa pada 29 Agustus. Kedaluwarsa ini bisa berkontribusi pada pergerakan pasar yang tiba-tiba dan tajam.

XRP Menghadapi Tekanan Beragam

XRP terus diperdagangkan di bawah tekanan—saat ini berputar di kisaran ketat $2,85–$2,90, turun sekitar 5%, saat trader menunggu potensi breakout.

Namun, analis teknis tetap optimis: Raoul Pal menyarankan XRP memasuki fase “port penuh” setelah bertahun-tahun kompresi harga, yang berpotensi menandakan breakout jika level resistensi kunci—sekitar $3—dilampaui.

Meningkatkan prospek lebih lanjut, investor dengan cermat mengamati perubahan yang akan datang pada standar pencatatan SEC. Jika disetujui, ini bisa membuka gelombang ETF kripto baru—termasuk yang untuk XRP—yang menyederhanakan proses pencatatan dan berpotensi meningkatkan eksposur investor.

Pasar yang Lebih Luas & Gerakan Institusional

Kegiatan institusional tetap signifikan. BlackRock telah muncul sebagai salah satu pemegang terbesar BTC dan ETH, membentuk kembali lanskap kustodi kripto dan menekankan semakin besarnya kepercayaan institusional dalam aset digital.