Halo, komunitas! 👋
Mari kita bicara tentang yang paling membosankan, tetapi yang paling penting - tentang manajemen risiko. Khususnya - tentang stop-loss.
Saya masih terkejut, berapa banyak trader yang mengabaikannya. "Pasar akan melihat stop saya dan mengambilnya", "Saya akan mengontrol posisi secara manual", "Stop hanya mengganggu" - frasa yang akrab? 🤔
Dan kemudian datang likuidasi atau kepanikan, dan akun menyusut di depan mata.
Mari jujur:
1. Apakah Anda PASTI menggunakan stop-loss pada SEMUA transaksi Anda? Atau hanya ketika Anda merasakan risiko yang meningkat?
2. Bagaimana Anda menghitungnya? Persentase acak (-5%) atau berdasarkan volatilitas (ATR), level kunci, struktur akun?
3. Apakah Anda pernah tertangkap dalam 'stop-hunting'? Seberapa sering harga menyentuh stop Anda dan berbalik ke arah yang diinginkan? Apa yang Anda lakukan dalam kasus seperti itu?
4. Trailing stop - teman terbaik Anda atau musuh yang mengeluarkan Anda dari tren lebih awal?
Pendekatan saya.
Risiko per transaksi - TIDAK LEBIH DARI 1-2% dari deposit. Itu sakral.
Stop saya letakkan DI ATAS level teknikal (tinggi/rendah candle, S/R), dan bukan 'di udara'.
Kadang-kadang saya menggunakan stop mental pada kerangka waktu yang sangat rendah, tetapi itu memerlukan disiplin yang besi (tidak untuk semua orang!).
Trailing stop saya aktifkan hanya ketika harga telah bergerak ke dalam profit sejauh risiko saya (1:1).
Saya benar-benar yakin: manajemen risiko yang ketat tidak akan membuat Anda miskin, tetapi akan menyelamatkan Anda dari kebangkrutan. Keuntungan akan datang dengan pengalaman dan strategi, dan menjaga modal adalah keterampilan nomor 1.
👇 Bagaimana dengan Anda?
Suara di bawah ini untuk melihat statistik komunitas!
Tuliskan di komentar kesalahan utama Anda yang berkaitan dengan stop-loss, atau kisah penyelamatan berkat itu.
Bagikan tips tentang cara menghitung stop!
Mari kita kumpulkan di sini tips terbaik dari yang berpengalaman dan peringatan untuk pemula. Topik ini lebih penting daripada mencari koin x100 berikutnya.


