Peningkatan signifikan Tether (USDT) di pasar Venezuela disebabkan oleh kombinasi faktor ekonomi, politik, dan praktis yang telah menjadikan stablecoin ini sebagai alat menarik untuk melestarikan nilai, melakukan transaksi, dan menghindari pembatasan. Berikut adalah penjelasan mengenai alasan-alasan utama:

💡 1. Hiperinflasi dan devaluasi mata uang lokal

· Bolivar Venezuela (VES) telah mengalami hiperinflasi masif dan devaluasi konstan, hal ini memungkinkan untuk melindungi tabungan dan daya beli terhadap volatilitas mata uang lokal.

💡 2. Pembatasan finansial

· USDT, sebagai cryptocurrency, menawarkan alternatif untuk melakukan pembayaran lintas batas tanpa bergantung pada bank tradisional, yang sangat penting bagi perusahaan dan pemerintah itu sendiri.

💡 4. Ekonomi informal

· USDT, karena sifatnya yang pseudonim dan lintas batas, dapat digunakan dalam kegiatan informal atau tidak teratur, yang telah berkontribusi pada adopsinya di sektor-sektor tertentu.

💡 5. Adopsi oleh usaha kecil dan menengah (UKM)

· UKM Venezuela menghadapi kesulitan besar untuk mengakses valuta asing, transfer internasional, dan metode pembayaran konvensional akibat sanksi dan krisis ekonomi.
· Banyak yang telah menemukan dalam USDT alternatif praktis untuk membayar pemasok internasional dan menerima pembayaran dari pelanggan di luar negeri, karena platform cryptocurrency lebih mudah diakses.

💡 7. Konteks makroekonomi global dan tren dalam stablecoin

· Tether telah mengalami pertumbuhan masif di tingkat global pada 2023-2024, dengan kapitalisasi pasar melampaui $87 miliar. Sebagian dari pertumbuhan ini disebabkan oleh permintaan tinggi di pasar negara berkembang seperti Venezuela, di mana ia telah menjadi "dolar digital de facto".
· Harapan terhadap ETF Bitcoin dan meningkatnya minat institusional dalam cryptocurrency juga telah berkontribusi untuk memberikan legitimasi dan kepercayaan lebih pada USDT di tingkat global.