📍Poin Utama

1. Mengadopsi kerangka kerja baru untuk penilaian moneter

Powell mengumumkan pembaruan dalam kerangka operasional Federal Reserve, di mana ia meninggalkan konsep "kompensasi" (makeup strategy) yang memungkinkan untuk melampaui inflasi target untuk mengkompensasi periode penurunannya, setelah tidak relevan di tengah inflasi yang tidak terduga akibat pandemi COVID-19. Dia menegaskan kembali komitmen Federal Reserve untuk mengadopsi kebijakan yang fleksibel dalam menargetkan inflasi, dengan fokus pada stabilisasi ekspektasi harga jangka panjang.

2. Membuka kemungkinan penurunan suku bunga

Powell menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga selama pertemuan Federal Reserve pada pertengahan September, menjelaskan bahwa "horizon risiko yang berubah mungkin memerlukan penyesuaian posisi kebijakan kami" dalam kondisi pasar kerja yang "aneh" dan perlambatan dalam penawaran dan permintaan tenaga kerja.

3. Dampak pesan terhadap pasar keuangan

Pidato tersebut menghapuskan keraguan di pasar: Indeks saham AS meningkat secara signifikan setelah pidato Powell, di mana Indeks Dow Jones naik hampir 670 poin, mencerminkan optimisme yang diperbarui terhadap kemungkinan penurunan suku bunga.

4. Menimbang inflasi dan pasar kerja

Powell menjelaskan bahwa inflasi masih tinggi, sekitar 2,7% (di atas target Federal yang sebesar 2%), dengan efek tarif impor yang terus berlanjut terhadap harga domestik. Dia juga memperingatkan bahwa pasar kerja, meskipun tingkat pengangguran menurun, mengalami perlambatan yang signifikan dalam perekrutan.

$BTC

BTC
BTC
78,046.51
+1.59%

$ETH

ETH
ETH
2,501.52
+1.61%

$XRP

XRP
XRP
1.3261
+1.53%