Kasus ETH naik sementara BTC mengoreksi sering terjadi karena beberapa alasan berikut:

1. Arus uang berputar (rotation)

Ketika BTC telah naik tajam sebelumnya dan mulai stagnan atau mengoreksi, sebagian investor akan merealisasikan keuntungan BTC dan beralih ke altcoin, khususnya ETH — yang memiliki likuiditas tinggi dan dianggap sebagai “bluechip” dari altcoin.

Fenomena ini sering muncul dalam fase mini musim altcoin.

2. Faktor berita khusus ETH

Contoh: berita tentang peningkatan jaringan (Ethereum upgrade), pengurangan biaya gas, peningkatan imbalan staking, ETF spot ETH disetujui, atau data staking meningkat tajam.

Jika ETH memiliki berita positif khusus, itu dapat terpisah dari tren jangka pendek BTC.

3. Rasio ETH/BTC meningkat

Investor tidak melihat USD tetapi melihat rasio ETH/BTC.

Jika rasio ETH/BTC menembus resistensi, arus uang dari BTC dapat mengalir ke ETH, menyebabkan ETH naik bahkan ketika BTC turun sedikit.

4. Perbedaan tingkat volatilitas

BTC yang mengoreksi mungkin hanya turun 0.5–1%, tetapi ETH yang memiliki beta lebih tinggi dan lebih cepat pulih jika ada kekuatan beli yang kuat.

Beberapa bot trading dan dana arbitrase juga memanfaatkan selisih ini untuk mengumpulkan ETH.

5. Pasar derivatif dan tingkat pendanaan

Jika tingkat pendanaan ETH rendah atau negatif (short banyak), pihak pembeli memiliki motivasi untuk mendorong harga untuk squeeze short, terlepas dari koreksi BTC.

$BTC $ETH $XRP