Trader besar, yang juga disebut uang besar atau uang pintar, menghantam pesanan stop-loss untuk mengisi pesanan besar mereka. Ini secara tidak langsung menciptakan kumpulan likuiditas bagi trader ritel.
Untuk memahami konsep ini, terlebih dahulu pahami likuiditas. Likuiditas di pasar berarti seberapa mudah dan pada harga berapa Anda bisa membeli atau menjual saham atau mata uang. Untuk pesanan besar, likuiditas yang cukup sangat penting agar harga tidak terlalu terpengaruh.
Alasan Sebenarnya Mengapa Pesanan Stop-Loss Terkena:
* Mendapatkan Likuiditas: Ketika trader ritel menempatkan pesanan stop-loss pada posisi mereka (misalnya, menempatkan stop-loss di bawah level support pada posisi panjang), mereka sebenarnya menempatkan pesanan "jual" yang hanya akan diaktifkan ketika harga mencapai level tersebut.
* Uang besar menyadari pada titik harga mana banyak pesanan stop-loss ditempatkan.
* Ketika mereka perlu melakukan pembelian besar, mereka sengaja menekan harga ke bawah agar semua pesanan stop-loss (jual) bisa terpicu.
* Ketika pesanan ini terpicu, tekanan penjualan di pasar muncul, yang memberi kesempatan kepada uang besar untuk mengisi pesanan beli besar mereka pada harga yang lebih baik. Dengan cara ini, penjualan trader ritel menjadi likuiditas untuk pembelian mereka.
* Mengeluarkan Tangan Lemah: Proses ini juga dikenal sebagai "pencarian stop". Tujuan uang besar adalah untuk mengeluarkan trader kecil dari pasar yang tidak bisa memahami tren asli pasar. Ketika stop-loss mereka terkena, mereka keluar dari posisi mereka dan dengan cara ini "tangan lemah" keluar dari pasar.
* Dampak Psikologis: Ketika trader ritel terus melihat stop-loss mereka terkena, rasa takut muncul dalam diri mereka. Mereka mungkin berhenti trading atau secara keliru masuk di tempat di mana mereka harus mengalami kerugian lagi. Uang besar memanfaatkan dampak psikologis ini.
Cara Menghindari Pencarian Stop-Loss:
* Penempatan Stop-Loss: Jangan letakkan stop-loss Anda terlalu dekat dengan garis support atau resistance. Ini akan membuatnya mudah terkena. Letakkan stop-loss Anda sedikit lebih jauh (jarak yang lebih aman) atau atur stop-loss menggunakan indikator (misalnya, Average True Range - ATR).
* Menunggu Konfirmasi: Jangan langsung melakukan perdagangan saat breakout. Tunggu harga untuk menguji level tersebut lagi dan kemudian buat entri Anda.
* Volume Par Nazar Rakhein: Agar harga tiba-tiba bergerak tajam dan volume rendah, ini bisa menjadi sinyal pencarian stop-loss. Pergerakan yang nyata selalu disertai dengan volume tinggi.
* Manajemen Risiko: Selalu risikokan hanya sebagian kecil dari modal trading Anda. Dengan cara ini, jika stop-loss Anda terkena, Anda tidak akan mengalami kerugian yang signifikan.
Saya Menguraikan Algoritma Pencarian Stop Loss Dalam Perdagangan$ETH #ETHBreaks4000