Tanpa disadari, saya sudah terjun ke dunia ini selama lebih dari sepuluh tahun.
Ada yang lebih tua, ada yang lebih muda, ketika saya ingat saat pertama kali masuk, uang untuk masuk dipinjam, 6 juta, saat itu tangan saya bergetar, harga rumah saat itu baru beberapa ribu per meter, cukup untuk uang muka.
Sekarang saldo saya sudah delapan digit, mengatakan saya tidak bersemangat adalah bohong, tapi lebih banyak yang rumit. Ini bukan hanya keberuntungan, saya sudah melalui banyak rintangan, merenungkan sepanjang jalan, dan berhasil bertahan.
Saya melakukan trading, dari jangka panjang ke jangka pendek, dari grafik harian ke grafik menit, semua gaya sudah saya coba.
Kamu bilang saya mengerti teknik? Ya, bisa dibilang rata-rata. Tapi saya berani mengatakan, pemahaman saya tentang kehilangan uang jauh lebih dalam daripada kebanyakan orang.
Dalam 6 tahun ini, saya melihat banyak orang bangkit dan jatuh. Puluhan ribu berlipat menjadi jutaan, satu siklus pasar bearish bisa mengembalikan semuanya ke awal.
Masalahnya bukan teknis, tapi ketahanan. Sudah terbiasa bertahan, ketika keberuntungan habis, peluru habis, satu penarikan langsung kembali ke nol.
Ada satu hal lagi, terlalu banyak orang yang langsung “panik” saat kehilangan uang.
Kehilangan ingin kembali modal, ketika terjebak langsung berusaha keras, hasilnya apa yang didapatkan justru hilang kembali.
Saya sendiri juga pernah terjebak, tapi saya selalu ingat satu kalimat: pasar tidak akan mendengarkan perintahmu.
Jangan berpikir bahwa jika kamu merasa harus naik, itu benar-benar akan naik; jika kamu mengira ada penipuan, itu benar-benar penipuan. Jika salah, seharusnya berhenti rugi, bukan bertahan mati-matian.
Esensi trading adalah apakah kamu bisa bertahan, apakah kamu bisa mengakui kesalahan, apakah kamu bisa beroperasi dengan aturan.
Secara sederhana, kamu bukan tidak bisa melakukan transaksi, tapi kamu tidak mau kalah, tidak mau mengakui kesalahan, dan masih serakah.
Jangan lagi bilang itu “keyakinan”, apa itu “masih bisa kembali”, itu bukan keyakinan, itu keras kepala seorang penjudi.
Sekarang saya sudah memiliki lebih dari sepuluh juta, bukan karena hebat, hanya melakukan tiga hal yang paling sederhana dengan sangat baik:
Mengakui kesalahan dan segera keluar
Set stop loss saat membuka posisi
Jika terjebak, jauhkan diri dari komputer, matikan dan tenangkan diri
Kamu mengira mendapatkan uang hanya bergantung pada teknik, tetapi yang paling penting adalah apakah kamu bisa tidak membuat masalah.
Pasar selalu ada, kesempatan tidak akan sedikit.
Asal kamu bisa mengendalikan diri dan menetapkan aturan, meskipun hanya memiliki modal 10 ribu, kamu bisa bangkit kembali.
Ada yang lebih tua, ada yang lebih muda, ketika saya ingat saat pertama kali masuk, uang untuk masuk dipinjam, 6 juta, saat itu tangan saya bergetar, harga rumah saat itu baru beberapa ribu per meter, cukup untuk uang muka.
Sekarang saldo saya sudah delapan digit, mengatakan saya tidak bersemangat adalah bohong, tapi lebih banyak yang rumit. Ini bukan hanya keberuntungan, saya sudah melalui banyak rintangan, merenungkan sepanjang jalan, dan berhasil bertahan.
Saya melakukan trading, dari jangka panjang ke jangka pendek, dari grafik harian ke grafik menit, semua gaya sudah saya coba.
Kamu bilang saya mengerti teknik? Ya, bisa dibilang rata-rata. Tapi saya berani mengatakan, pemahaman saya tentang kehilangan uang jauh lebih dalam daripada kebanyakan orang.
Dalam 6 tahun ini, saya melihat banyak orang bangkit dan jatuh. Puluhan ribu berlipat menjadi jutaan, satu siklus pasar bearish bisa mengembalikan semuanya ke awal.
Masalahnya bukan teknis, tapi ketahanan. Sudah terbiasa bertahan, ketika keberuntungan habis, peluru habis, satu penarikan langsung kembali ke nol.
Ada satu hal lagi, terlalu banyak orang yang langsung “panik” saat kehilangan uang.
Kehilangan ingin kembali modal, ketika terjebak langsung berusaha keras, hasilnya apa yang didapatkan justru hilang kembali.
Saya sendiri juga pernah terjebak, tapi saya selalu ingat satu kalimat: pasar tidak akan mendengarkan perintahmu.
Jangan berpikir bahwa jika kamu merasa harus naik, itu benar-benar akan naik; jika kamu mengira ada penipuan, itu benar-benar penipuan. Jika salah, seharusnya berhenti rugi, bukan bertahan mati-matian.
Esensi trading adalah apakah kamu bisa bertahan, apakah kamu bisa mengakui kesalahan, apakah kamu bisa beroperasi dengan aturan.
Secara sederhana, kamu bukan tidak bisa melakukan transaksi, tapi kamu tidak mau kalah, tidak mau mengakui kesalahan, dan masih serakah.
Jangan lagi bilang itu “keyakinan”, apa itu “masih bisa kembali”, itu bukan keyakinan, itu keras kepala seorang penjudi.
Sekarang saya sudah memiliki lebih dari sepuluh juta, bukan karena hebat, hanya melakukan tiga hal yang paling sederhana dengan sangat baik:
Mengakui kesalahan dan segera keluar
Set stop loss saat membuka posisi
Jika terjebak, jauhkan diri dari komputer, matikan dan tenangkan diri
Kamu mengira mendapatkan uang hanya bergantung pada teknik, tetapi yang paling penting adalah apakah kamu bisa tidak membuat masalah.
Pasar selalu ada, kesempatan tidak akan sedikit.
Asal kamu bisa mengendalikan diri dan menetapkan aturan, meskipun hanya memiliki modal 10 ribu, kamu bisa bangkit kembali.