1. Penipuan "Sengketa Rantai" P2P Crypto
Dalam skema ini, seorang penipu menggunakan bank korban untuk menerima dana dan kemudian memulai sengketa dengan mengklaim bahwa akun tersebut telah diretas atau transaksi tidak sah.
Ini memicu bank untuk membekukan tidak hanya akun penipu tetapi juga semua akun hilir yang menerima dana—bahkan dari pengguna yang sepenuhnya tidak bersalah. Efek berantai ini dikenal sebagai "penipuan sengketa rantai bank."
Korban tanpa sadar terjebak hanya dengan menerima atau mengalirkan dana melalui jaringan ini, yang mengakibatkan pembekuan akun yang luas.
2. Lingkungan Regulasi: Crypto Masih Dilarang di Pakistan
Sejak setidaknya 2018, Bank Negara Pakistan (SBP) telah mengeluarkan surat edaran yang melarang entitas mana pun—termasuk bank, perusahaan pertukaran, dan EMI—dari memfasilitasi transaksi yang melibatkan mata uang virtual seperti Bitcoin. Transaksi semacam itu harus dilaporkan ke Unit Pemantauan Keuangan (FMU) sebagai mencurigakan.
Hingga Mei 2025, baik SBP maupun Kementerian Keuangan menegaskan bahwa cryptocurrency tetap dilarang, dan bahwa tidak ada kerangka hukum yang saat ini memungkinkan perdagangan atau penggunaan aset digital di Pakistan.
3. Akun Manusia dan Pengalaman Nyata
Di Reddit, pengguna berbagi laporan langsung:
> "Bahkan jika Anda mendapatkan pernyataan bank pengirim... Anda bisa terjebak dalam sengketa rantai... jumlah akan ditahan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun."
"Saya menjual jumlah kecil USDT di binance p2p… penjual menelepon kembali dan mengeluh… akun bank saya diblokir."
Kisah-kisah ini menyoroti betapa cepatnya satu transaksi P2P—bahkan dengan seseorang yang tampaknya sah—dapat memicu sengketa panjang dan rumit.
Ringkasan: Mengapa Akun Diblokir
Penyebab Penjelasan
Penipuan Sengketa Rantai Laporan penipuan mengalir melalui rantai transaksi, membekukan pihak-pihak yang tidak bersalah.
Bendera Merah Regulasi Keterlibatan crypto secara otomatis dianggap mencurigakan menurut pedoman SBP.
Larangan Hukum Tanpa legalisasi formal atau kerangka regulasi, setiap transaksi crypto P2P berisiko.
Tips untuk Tetap Aman (jika Anda harus terlibat)
Berdasarkan saran ahli dan pengalaman pengguna:
Jangan gunakan akun bank utama Anda untuk crypto P2P; gunakan akun terpisah atau EMI seperti SadaPay, Nayapay, atau Easypaisa sebagai gantinya—dan hindari mentransfer kembali ke akun utama Anda.
Minta bukti rinci (misalnya, pernyataan akun terbaru, video CNIC) dari mitra perdagangan Anda untuk memastikan mereka tidak terlibat dalam aktivitas mencurigakan.
Pilih pedagang tepercaya, terverifikasi dengan riwayat transaksi yang bersih dan ulasan positif; lakukan perdagangan dalam potongan kecil.
Kesimpulan
Akun bank di Pakistan diblokir terutama karena:
1. Penipuan sengketa rantai menyebabkan pengguna yang tidak bersalah terjebak dalam transaksi P2P yang curang.
2. Transaksi cryptocurrency masih dianggap ilegal, yang menimbulkan kecurigaan otomatis menurut regulasi SBP.
Sampai kerangka hukum formal muncul—dan pengawasan yang efektif diterapkan—perdagangan crypto P2P akan tetap berisiko tinggi di Pakistan.
Ikuti untuk lebih banyak pembaruan crypto dan pasar.
