#ProjectCrypto
Apa itu Proyek Crypto?
Proyek Crypto adalah program besar SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa AS) yang dirancang untuk memperbarui basis regulasi di bidang aset kripto dan mengintegrasikan pasar keuangan ke dalam ruang blockchain (on‑chain)
🔑 Tujuan dan arah utama
• Klasifikasi token yang jelas: SEC bekerja pada aturan untuk menentukan apakah aset kripto adalah sekuritas, komoditas, atau stablecoin .
• Penawaran token (ICO, airdrop, sekuritas yang tertokenisasi): pengecualian aman (safe harbors), aturan distribusi yang disesuaikan, dan komentar publik dari pemangku kepentingan yang diharapkan
• Penyimpanan aset kripto (custody): pembaruan persyaratan, dukungan untuk self-custody sebagai hak utama pemilik
• “Super-aplikasi” (super-apps): pemberian satu lisensi untuk broker/bank yang menawarkan berbagai layanan kripto dan keuangan (trading, staking, keuangan terdesentralisasi, dll.)
• Fleksibilitas regulasi: rencana penerapan wewenang interpretatif dan pengecualian SEC untuk menghapus hambatan yang usang yang menghambat inovasi
🚀 Konteks dan makna strategis
• Inisiatif ini sesuai dengan laporan dari President’s Working Group on Digital Asset Markets (kelompok kerja Gedung Putih), yang dipublikasikan pada 30 Juli 2025
Apa itu Proyek Crypto?
Proyek Crypto adalah program besar SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa AS) yang dirancang untuk memperbarui basis regulasi di bidang aset kripto dan mengintegrasikan pasar keuangan ke dalam ruang blockchain (on‑chain)
🔑 Tujuan dan arah utama
• Klasifikasi token yang jelas: SEC bekerja pada aturan untuk menentukan apakah aset kripto adalah sekuritas, komoditas, atau stablecoin .
• Penawaran token (ICO, airdrop, sekuritas yang tertokenisasi): pengecualian aman (safe harbors), aturan distribusi yang disesuaikan, dan komentar publik dari pemangku kepentingan yang diharapkan
• Penyimpanan aset kripto (custody): pembaruan persyaratan, dukungan untuk self-custody sebagai hak utama pemilik
• “Super-aplikasi” (super-apps): pemberian satu lisensi untuk broker/bank yang menawarkan berbagai layanan kripto dan keuangan (trading, staking, keuangan terdesentralisasi, dll.)
• Fleksibilitas regulasi: rencana penerapan wewenang interpretatif dan pengecualian SEC untuk menghapus hambatan yang usang yang menghambat inovasi
🚀 Konteks dan makna strategis
• Inisiatif ini sesuai dengan laporan dari President’s Working Group on Digital Asset Markets (kelompok kerja Gedung Putih), yang dipublikasikan pada 30 Juli 2025