Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) baru-baru ini mengadakan pertemuan bulan Juli, di mana mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah di 4,25%-4,50%. Berikut adalah yang terjadi ¹ ²:
- *Keputusan Suku Bunga*: FOMC, yang dipimpin oleh Ketua Jerome Powell, memilih untuk mempertahankan rentang suku bunga saat ini, dengan alasan kekhawatiran tentang inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
- *Kekhawatiran Inflasi*: Powell mencatat bahwa inflasi tetap cukup tinggi, sebagian disebabkan oleh dampak tarif yang diberlakukan oleh pemerintah AS. Komite bertujuan untuk menurunkan inflasi ke target 2%.
- *Pertumbuhan Ekonomi*: Ekonomi AS melambat di paruh pertama 2025, dengan pertumbuhan PDB melambat menjadi 1,2%. Powell menyebutkan bahwa pasar tenaga kerja tetap solid, tetapi ada risiko penurunan.
- *Pemotongan Suku Bunga di Masa Depan*: Meskipun tidak ada pemotongan suku bunga yang diharapkan dalam pertemuan ini, Powell mengisyaratkan bahwa waktu pemotongan suku bunga di masa depan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk. Beberapa pejabat Fed sudah menganjurkan pemotongan suku bunga untuk mendukung pasar tenaga kerja.
- *Reaksi Pasar*: Pasar saham AS melihat reaksi campuran, dengan Indeks Dow Jones Industrial sedikit menurun, sementara Nasdaq Composite ditutup lebih tinggi. Harga emas rebound dari level terendah satu bulan akibat ketidakpastian perdagangan.
Pertemuan FOMC yang akan datang dijadwalkan untuk ³:
- *16-17 September 2025*
- *28-29 Oktober 2025*
- *9-10 Desember 2025*
Keputusan FOMC mencerminkan pendekatan hati-hati terhadap kebijakan moneter, menyeimbangkan kebutuhan untuk mengendalikan inflasi dengan mendukung pertumbuhan ekonomi $BTC $ETH $SOL
- *Keputusan Suku Bunga*: FOMC, yang dipimpin oleh Ketua Jerome Powell, memilih untuk mempertahankan rentang suku bunga saat ini, dengan alasan kekhawatiran tentang inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
- *Kekhawatiran Inflasi*: Powell mencatat bahwa inflasi tetap cukup tinggi, sebagian disebabkan oleh dampak tarif yang diberlakukan oleh pemerintah AS. Komite bertujuan untuk menurunkan inflasi ke target 2%.
- *Pertumbuhan Ekonomi*: Ekonomi AS melambat di paruh pertama 2025, dengan pertumbuhan PDB melambat menjadi 1,2%. Powell menyebutkan bahwa pasar tenaga kerja tetap solid, tetapi ada risiko penurunan.
- *Pemotongan Suku Bunga di Masa Depan*: Meskipun tidak ada pemotongan suku bunga yang diharapkan dalam pertemuan ini, Powell mengisyaratkan bahwa waktu pemotongan suku bunga di masa depan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk. Beberapa pejabat Fed sudah menganjurkan pemotongan suku bunga untuk mendukung pasar tenaga kerja.
- *Reaksi Pasar*: Pasar saham AS melihat reaksi campuran, dengan Indeks Dow Jones Industrial sedikit menurun, sementara Nasdaq Composite ditutup lebih tinggi. Harga emas rebound dari level terendah satu bulan akibat ketidakpastian perdagangan.
Pertemuan FOMC yang akan datang dijadwalkan untuk ³:
- *16-17 September 2025*
- *28-29 Oktober 2025*
- *9-10 Desember 2025*
Keputusan FOMC mencerminkan pendekatan hati-hati terhadap kebijakan moneter, menyeimbangkan kebutuhan untuk mengendalikan inflasi dengan mendukung pertumbuhan ekonomi $BTC $ETH $SOL