Dalam perkembangan yang mengejutkan, CEO Ripple Brad Garlinghouse telah mengkonfirmasi bahwa $XRP akan dihapus dari semua bursa utama Jepang, setelah panduan regulasi yang tidak terduga dari Badan Layanan Keuangan Jepang (FSA). Pengumuman ini telah mengguncang pasar kripto dan memicu debat baru tentang masa depan $XRP di Asia.

🚨 Dari Kemenangan di Pengadilan ke Mundur Regional
Berita ini datang hanya beberapa minggu setelah kemenangan hukum Ripple yang tampaknya melawan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), sebuah perkembangan yang seharusnya menandai era legitimasi baru bagi token XRP. Tetapi sekarang, Jepang—yang pernah dipuji sebagai pasar paling ramah XRP bagi Ripple—sedang menutup pintunya.
Bursa Jepang utama termasuk BitFlyer, Coincheck, dan Liquid telah menghentikan semua perdagangan XRP, memicu penjualan cepat. Hasilnya? XRP telah anjlok sebesar 16%, menghapus keuntungan pasca-gugatan selama berminggu-minggu.
🌏 Pukulan bagi Likuiditas Global
Menurut analis, penghapusan massal ini dapat mengecilkan likuiditas XRP global sebesar 11%, sebuah pukulan signifikan bagi token yang sudah menghadapi tantangan adopsi. Perubahan kebijakan mendadak ini bukan hanya tantangan regulasi—ini adalah kemunduran strategis di salah satu benteng internasional terpenting Ripple.
⚔️ XLM Menguat saat XRP Terpuruk
Dalam persaingan kripto yang berbalik, Stellar (XLM)—sering dianggap sebagai sepupu terdesentralisasi XRP—telah melihat lonjakan harga sebesar 6% setelah berita ini. Para trader tampaknya beralih ke XLM, mengantisipasi bahwa kekacauan regulasi Ripple dapat diterjemahkan menjadi peningkatan pangsa pasar bagi solusi pembayaran lintas batas lainnya.
🏛️ Ripple Berencana untuk Melawan
Ripple Labs telah mengumumkan rencana untuk menggugat keputusan FSA di pengadilan, bertujuan untuk mempertahankan jejaknya di pasar Jepang. Namun, investor merasa terguncang. Kepercayaan pada kelayakan XRP secara global dalam jangka panjang kini dipertanyakan, dengan banyak yang bertanya-tanya apakah ini hanya awal dari pengunduran Asia yang lebih luas.